© 2023 - Web Developer by Mubarak Gruop Indonesia
1. Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari II: 106 menyebutkan, bahwa Ibnu Baththal menegaskan, tentang waktu itu tidak didapati batasan...
عَنْ زِيَادِ بْنِ الْحَارِثِ الصُّدَائِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَذِّنْ يَا أَخَا صُدَاءٍ قَالَ فَأَذَّنْتُ وَذَلِكَ...
1. Tidak menjawab adzan إِذَا سَمِعْتُمْ الْمُؤَذِّنَ فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ Apabila kalian mendengar mu'adzdzin (mengumandangkan adzan) maka ucapkanlah seperti...
1. Mengingkari orang yang mengumandangkan adzan sebelum terbit FajarSebagian muadzdzin tidak mengerti Sunnah adanya pengulangan (dua) adzan . Padahal adzan...
1. Ucapan Hayya ‘Ala Khairil Amal setelah mengucap Hayya ‘Alash-Shalah dan Hayya ‘Alal FalahAl-hai’alatain yaitu hayya ‘alash-shalah dan hayya ‘alal...
Menambahkan kata sayyidina dalam syahadat Nabi shallallahu alaihi wa sallamKami mendapati sebagian muadzdzin menambahkan dalam adzan dan iqamah kalimat “asyhadu...
Menambahkan sebagian kalimat baru dan doa-doa bid’ah sebelum adzan dan sesudahnyaSebagian muadzdzin menciptakan sendiri kata-kata tambahan yang mereka ucapkan sebelum...
1. Orang yang mengumandangkan adzan harus seorang Muslim. Oleh karena itu, jika seorang kafir mengumandangkan adzan, adzan itu tidak sah,...
1. Mengumandangkan adzan dengan suara keras. Jika seorang muadzdzin merendahkan suaranya, sehingga tidak dapat didengar kecuali oleh dirinya sendiri, apa...
1. Adzan itu harus dikumandangkan secara tertib, yaitu dimulai dengan takbir, lalu tasyahud, kemudian hay’alah (Hayya alash Shalah dan Hayya...
© 2023 - Web Developer by Mubarak Gruop Indonesia
© 2023 Web Developer - by Mubarak Group Indonesia.