Meski di pelosok kota Makassar, tim Penyelenggaraan Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) kota Makassar terus mengabdikan dirinya dengan ikhlas memberi pelayanan terbaik bagi warga berduka yang membutuhkan bantuan dan pelayanan PJTI.
Seperti yang dialami Akhmad Zulfikar saat ibunya bernama (almarhumah) Sitti Raja yang berusia 56 tahun meninggal Kamis, 30/5/2024, ia segera menghubungi tim PJTI.
Tidak menunggu lama, meski almarhumah bertempat tinggal di Pesona Barombong Indah Cluster Bougenville yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Takalar, TIM PJTI Akhwat tetap melayani dan langsung menuju ke rumah duka.
“Ini tugas kami, meski jenazah berada di tempat kejauhan jika kami diperintahkan kami langsung menuju ke lokasi. Ini pekerjaan ibadah, jadi yang kami kejar adalah semata mata Lillahi Ta’ala” ujar salah satu pemandi jenazah Ikhwan yang enggan di tulis namanya.
Informasi yang diperoleh dari anak almarhumah, jenazah ibunya itu akan dimakamkan di pemakaman Dato Paggentungang kabupaten Gowa, Jumat 31/5/2024 siang.
Sebelumnya tim PJTI Rabu 29/05/2024 mengurusi seorang jenazah Lansia bernama Jinaba berusia 78 tahun yang beralamat di jalan Rahmatullah Makassar. Informasi ini diperoleh dari cucu nenek tersebut bernama Ariana. Almarhumah lalu di makamkan di TPU Sudiang Makassar ba’da shalat Dhuhur. (tim)






















