Ananda Agung Mulia Reski merupakan santri MFM (Ma’had Fathul Muin Dg Ma’gading) yang diamanahkan membawakan ceramah dalam bentuk Kuliah Tujuh Menit atau Kultum pada malam ke 16 Ramadhan di Masjid Agung Tajdidul Iman Moncongloe kabupaten Maros.
Agung panggilan akrabnya adalah santri MFM yang saat ini duduk dikelas 3 SMP dan telah menyetor 13 juz hafalannya merupakan anak ke dua dari ustad Awaluddin wakil ketua Yayasan Tajdidul Iman dan juga ketua Peduli Umat TI.
Pada saat itu, Agung mengangkat thema Keutamaan dekat dengan Al-quran. Dirinya mengutip firman Allah SWT dalam QS Al-Baqarah yang mengatakan bahwa Alquran adalah kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya, serta hadits Rasulullah SAW tentang sebaik baik orang adalah yang belajar Al-quran dan mengajarkannya.
Kelebihan anak – anak yang mondok di MFM, selain mereka di genjot dengan hafalan dan akhlak, para santri juga di latih tampil untuk tampil berceramah dan menjadi imam di beberapa masjid.
Dari Informasi yang di terima redaksi, pada tahun ini pihak pengurus MFM mengirimkan puluhan santrinya ke berbagai daerah sebagai imam tarwih dan penceremah, seperti di kabupaten Jeneponto, Bone, Pangkep, dan Gowa.
Begitupun yang masih tinggal di pondok, mereka tetap dilatih menjadi imam dan penceramah membawakan kultum di Takmirul Masajid sebagai markaz para santri MFM Putra.
Dalam keterangan persnya, ustad Awaluddin mengaku bangga dan bahagia melihat perkembangan putranya yang terlihat piawai membawakan kultum di masjid Agung TI.
“Sebagai orang tua, saya begitu bahagia dan bangga saat melihat putra saya Agung membawakan kultum di masjid Agung TI, Begitupula dengan Alif kakaknya yang terlebih dahulu di amanahkan sebagai imam tarawih, bisa bersamaan bertemu di tempat yang sama.” Ujar ustad Awaluddin.
Dirinya pun berharap, kelak anak anaknya bisa menjadi pejuang agama seperti yang ia harapkan.
“Kebahagiaan orang tua adalah ketika anak-anaknya bisa mewujudkan cita citanya. Dan saya berharap dan selalu mendoakan agar kelak anak kami ini dapat menjadi menjadi pejuang dalam menegakkan agama dengan menjadi pendakwah kelak, serta menjadi hafidz Al-quran, Insya Allah.” Kunci ustad Awaluddin. (tim)





















