Rumah Tahfizh yang diselenggarakan Yayasan Tajdidul Iman (YTI) saat ini menggelar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2025 – 2026.
Hal ini diungkapkan founder sekaligus pembina Tajdidul Iman KH. Sudirman S.Ag, melalui Voice Note WhatsApp atau pesan suara pada Kamis, (23/1/2025) siang yang diterima redaksi media ini.
Keunggulan Rumah Tahfizh YTI ini, kata Kiai yang aktif mengisi kajian di berbagai radio di kota Makassar itu, karena dibina langsung para ustadzah dan ustad yang berpengalaman dan berdedikasi tinggi untuk membentuk kecerdasan Santri dan membangun akhlaknya yang mulia.
Selain menghafal para santri juga diajari untuk mentaddaburi Al-Quran atau ilmu menghayati, merenungkan, memikirkan, atau memperhatikan sesuatu dengan seksama dan mendalam terkait isi al-Quran dengan sungguh sungguh.
“Jadi metode kami beda dengan rumah Tahfizh lainnya, di YTI, para Santri, tidak sekedar menghafal Al-Quran tapi Santri juga di ajak untuk mentadabburi Al-Quran. Kita ajarkan cara mendalami, menghayati Al-quran untuk menjadikannya (Santri itu -red) sebagai pribadi yang mulia dan berakhlak yang baik” ujar KH Sudirman, S.Ag.
Saat ini, sambung Kiai Sudirman, ada banyak pondok menghasilkan penghafal al-Quran, “Namun (santrinya-red) belum seindah akhlaknya dalam menjabarkan nilai nilai Quran. Yang kita harapkan pada santri YTI dapat menginstalisasi nilai nilai Al Quran dalam dirinya, sehingga kelak ia akan menjadi sosok muslim sejati” jelas Kiai yang juga wakil ketua PD Muhammadiyah Kota Makassar itu.
Kiai berharap, YTI dapat mencetak Quran pada jiwa kepribadian para Santri seperti jaman sahabat penghafal Quran dahulu. “Jadi bukan hanya sekedar menghafal, tetapi kita berharap nilai nilai Al-quran ada pada kepribadian para santri tersebut, Insya Allah” harap Kiai
Selain itu, pada tahun 2025 ini, YTI kata Kiai Sudirman akan mengfungsikan sejumlah wakaf santriwati penghafal Al Quran yang berada di 3 lokasi berbeda.
“Saat ini kita memiliki 3 lokasi yang berbeda, ada 2 lokaso di Makassar dan 1 lokasi di kota Malino. Jadi Insya Allah kami akan memanfaatkan sebaik baiknya wakaf tersebut untuk digunakan para Santri dalam menimba ilmu agama” tandas Kiai.
Pada PPDB tahun ini, YTI akan menerima santri dengan syarat diantaranya adalah, sudah tamat Sekolah Dasar (SD), kemudian bersedia tinggal di asrama selama program berlangsung, Mendapat izin dari orang tua serta mau mengikuti prosedur pendaftaran. Bagi yang berminat dapat menghubungi ustadzah Nuraeni di nomor, 0852 42 8898 55, kemudian Ustadzah, Hj. Nur Alam S.Ag, di nomor 0812 4535 1500, Admin YTI 081 343 424 246 dan ustad Amriyadi dengan nomor 085 255 356 427 (tim)






















