Selama didirikan hingga akhir tahun 2024 ini, Pengurusan Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) Yayasan Tajdidul Iman (YTI) telah menyalurkan 100 paket perlengkapan jenazah untuk mengurus jenazah almarhum / almarhumah Ikhwan dan Akhwat yang membutuhkannya.
Angka yang diterima redaksi jumlahnya mencapai angka 1.600 hingga 1.700 dan telah digratiskan bagi warga yang kurang mampu sebanyak 66 paket dari 1.700 paket. Dan hasilnya sejumlah warga menyambut dengan baik pemberian paket tersebut dengan gratis.
Seperti diketahui, PJTI adalah sebuah lembaga sosial yang selama ini aktif dalam mengurus jenazah warga di Kota Makassar, Gowa, Maros, Takalar hingga Pangkep. PJTI berada dalam naungan Yayasan Tajdidul Iman dimana KH Sudirman, S.Ag sebagai Founder dan pembina YTI yang beralamat di jalan Rappokaliing Makassar itu.
Tim PJTI terbagi 2 bagian, seperti PJTI Ikhwan yang mengurus jenazah pria dan PJTI Akhwat yang mengurusi jenazah Akhwat. Dalam melaksanakan tugasnya, PJTI juga mempunyai tim khusus namanya Tim Reaksi Cepat (TRC-PJTI). Tim inilah yang siap diterjunkan dalam kondisi apapun.
Pada akhir tahun 2024 misalnya, Tim PJTI Akhwat tetap beraktifitas mengurus Jenazah. Pada Selasa (31/12/2024) pagi. Tim ini sudah bergegas ke jalan Banda lr 203 Makassar untuk mengurus jenazah almarhumah Herawaty 60 tahun yang dimakamkan di TPU Baroangin Makassar usai shalat Dhuhur.
Dihari yang sama Selasa (31/12/2024) siang atau sekitar pukul 14:00. TIM PJTI Akhwat kembali mengurus jenazah. Kali ini jenazah wanita paruh baya bernama Kia dengan usia 64 tahun. Almarhum yang beralamat di Jalan Sinassara lr 6 RT.05 RW.07 itu dimakamkan di TPU Sudiang Ba’da sholat Ashar. (tim)






















