Tim Pengurusan Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) yang dbina langsung salah satu ulama terkemuka kota Makassar, KH. Sudirman, S.Ag ternyata memiliki Tim Gerak Cepat PJTI. Tim ini memiliki keahlian mengurus jenazah di waktu dan di situasi serta medan yang sulit sekalipun.
Dalam catatan redaksi, tim yang langsung berada dibawah naungan Ketua Peduli Umat, ustad Awaluddin itu memiliki beberapa koordinator lapangan yang sudah terlatih, misalnya, ustad Amriyadi, ustad Ikhwan Muin, Baharuddin dan Alghifari.
Selain menangani jenazah yang sulit dikenali (terbakar-red) tim ini juga terlatih mengurus jenazah anak bayi, seperi saat cucu wakil ketua DPRD Makassar, Anwar Faruq, meninggal dunia beberapa waktu lalu. Tim ini berhasil mengurusnya dengan baik dan sesuai sunnah, yang membuat ketua PKS Makassar itu merasa puas.
Berikut catatan redaksi, saat tim gerak cepat ini mengurus jenazah Akhwat dan Ikhwan di hari Sabtu dan Ahad selama bulan Desember 2025 lalu. Tercatat ada 10 Jenazah yang diurus tim gerak cepat tersebut.
Sabtu 06 Desember 2025 sekira pukul 14.00, tim Gerak Cepat PJTI khusus mendapat amanah mengurus jenazah almarhum H.Muhammad Guntur beralamat di jalan.Abu Bakar Lambogo dan telah dimakamkan pada hari itu juga.
Keesokan harinya Ahad (7/12/2025) Tim khusus 15 PJTI yang dipimpin, Baharuddin selaku koordinator dibantu Anggota Kurniawan dan Yusuf, mengurus jenazah Jaruddin dg Lawa 66 tahun. Warga jalan Syech Yusuf itu telah dimakamkan di jalan Palantikang usai shalat Dhuhur.
Pada Sabtu 13 Desember 2025 sekira pukul 14.00 wita tim khusus Akhwat mendapat tugas yang sama untuk mengurus jenazah almarhumah Bulhindira Mal berusia 54 tahun yang beralamat di jalan Kumala no 94. Dan telah dikuburkan ba’da shalat Ashar di pekuburan Ko’bang, kabupaten Gowa
Masih dihari dan jam yang sama, tim akhwat juga mengurus jenazah seorang nenek bernama almarhum Hj. Ratna Binti Ramang, 77 tahun beralamat di Jalan Landak Baru Makassar dan telah di makamkan di TPU Panaikang Ba’da shalat Ashar.
Disisi lain nyali tim PJTI Akhwat, teruji pada Ahad 14 Desember 2025. Pasalnya sekitar pukul 03.00 dinihari, saat orang orang asyik tertidur, para pejuang amal ini harus menjalankan tugas menuju rumah duka seorang nenek bernama Murni (70 tahun) beralamat di jalan Bontoduri Makassar dan telah dimakamkan di Pekuburan Riyadul Jannah Ba’da shalat Subuh
Jenazah kedua pada Ahad (14/12/2025) yang diurus PJTI Ikhwan dengan Korlapnya Ustad Amriyadi adalah almarhum Hamka Tola (56 Tahun) yang beralamat di jalan. Serka Munir Karuwisi Makassar. Almarhum telah dimakamkan di TPU Panaikang pada hari itu juga.
Dihari Ahad (14/12/2025) tersebut ternyata ada 3 Jenazah yang ditangani tim PJTI bernama Herman bin Adam berusia 69 Tahun beralamat di jalan Racing Centre Makassar dan telah dimakamkan di TPU Panaikang Makassar Ba’da shalat Ashar.
Selanjutnya pada Ahad 21 Desember 2025 sekira pukul 16.20 wita, Tim PJTI Akhwat mengurus jenazah Fatmawati berusia 44 tahun yang beralamat di Kaserokang Tamalanrea Makassar dan telah di makamkan di Tombolo Masale kabupaten Maros sekira pukul 16.30 sore.
Kemudian pada Sabtu 27 Desember 2025 pagi sekitar pukul 10.30 wita telah dilakukan pengurusan jenazah terhadap seorang ibu bernama Febry Aida berusia 56 tahun beralamat di Barombong dan telah di makamkan di TPU Sudiang Ba’da shalat Dhuhur.
Diakhir tahun pada Ahad 28 Desember 2025 siang, tim khusus PJTI kembali mendapat amanah mengurus jenazah seorang remaja bernama Rinaldi berusia 21 tahun berlamat di kompleks BTN Bumi Batara Mawang dan telah di makamkan di Riyadhul JannahTajdidul iman pada hari itu juga.
Kerja ikhlas ini, ternyata mendapat pujian dari berbagai pihak, mereka menilai tim gerak cepat PJTI binaan Kiai Sudirman itu perlu mendapat perhartian dari berbagai pihak utamanya Gubernur Sulawesi Selatan.
“Belum ada ormas sosial atau yayasan manapun yang saya dapati mengurus jenazah dalam berbagai kondisi, ditengah malam, disaat orang orang beristirahat selain PJTI,” Ujar wakil ketua DPRD Makassar Anwar Faruk saat menerima redaksi di ruangannya beberapa waktu sebelum pelaksanaan Musyker PJTI di aula Balaikota Makassar. (tim)






















