Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial RS Daeng Sila, umur 67 tahun dikabarkan meninggal dunia akibat tenggelam di kanal Batua Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (14/9/2026).
Tim Pengurus Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) yang dibina langsung, salah satu ulama kota Makassar, KH Sudirman S.Ag langsung terjun ke lokasi untuk mengurus kakek yang berprosesi sebagai buruh harian itu di kediamannya di jalan Batua Raya lorong 9 Makassar.
“Mulanya kami terima laporan dari salah satu warga, jika ada jenazah yang tewas tenggelam di sungai Batua Raya. Warga meminta kami untuk mengerjakan pemulasarannya.”ungkap coordinator PJTI, Ustad Awal, Senin (21/9/2026) malam.
Karena jenazah sudah bermalam, sambung ustad Awal, maka ia mengamanahkan tim khusus PJTI yang dikoordinir langsung ustad Alghifari untuk mengurus jenazah tersebut.
“Kondisi tubuhnya sudah membengkak karena bermalam di dalam Kanal, sehingga kami amanahkan tim khusus untuk mengurusnya. Alhamdulillah semua pembiayaan kami gratiskan dan Jenazah telah dikebumikan” urai ustad Awal.
Seperti diketahui, peristiwa tenggelamnya buruh bangunan tersebut telah menggemparkan warga sekitar hingga akses jalan dari Jalan Melati ke Jalan Batua Raya tidak dapat dilalui alias ditutup sementara akibat personel Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tim BPBD Kota Makassar serta beberapa tim SAR lainnya turun ke Kanal untuk mencari jenazah tersebut.
Proses pencarian Minggu (13/9/2026) siang itu, oleh petugas SAR tampak mengalami kendala akibat banyaknya eceng gondok yang menutup permukaan air kanal. Petugas dibantu warga pun harus membersihkan lebih dahulu tanaman liar itu di lokasi perkiraan hilangnya korban.
Kepala Dinas BPBD Kota Makassar Fadli Tahar yang ditemui di lokasi, mengatakan korban diduga tenggelam sejak sehari sebelumnya, namun, baru diketahui setelah anak korban mendapati sendal ayahnya terapung di sela tanaman eceng gondok.
“Kejadiannya itu kemarin Magrib, jadi sampai hari ini dia (korban) tidak kembali ke rumah hingga tim SAR langsung ke Kanal, untuk mencari korban. Dan Alhamdulillah korban ditemukan dan jenazahnya telah diurus oleh tim khusus PJTI,” tandas Fadli Tahar




















