1. Membaca Sebuah Surat Setelah Membaca Al-Fatihah
Madzhab Hanafi: Hal itu wajib pada dua rakaat pertama shalat fardhu dan pada semua rakaat witir dan nafilah.
Madzhab Maliki: disunnahkan membaca surat setelah al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua dalam shalat fardhu.
Madzhab Syafi’i: Sunnah pada dua rakaat awal (kecuali bagi orang yang tidak mendapatkan air dan debu untuk tayammum padahal dia junub) dan selainnya tidak.
Madzhab Hanbali: membaca surat sesudah al-Fatihah adalah sunnah.
2. Mendahulukan Surat Al-Fatihah dari Surat Lain
Madzhab Hanafi: Hukumnya wajib.
Madzhab Maliki: Barangsiapa mendahulukan surat daripada al-Fatihah, maka dia harus mengulangnya dan tidak wajib sujud sahwi. Hanyasaja dia disunnahkan untuk mengulanginya sesudah al-Fatihah jika belum beranjak rukuk.
Madzhab Syafi’i: Jika dia membaca surat dahulu kemudian Al-Fatihah, maka dia cukup membaca al-Fatihah dan suratnya tidak dianggap.
Madzhab Hanbali: Membaca surat lain Al-Fatihah hukumnya adalah sunnah
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















