Terobosan yang dilakukan ketua panitia Rihlah Akbar ke 8, Nur Adzan, mendapat pujian dari wakil ketua Yayasan Tajdidul Iman, ustad Awaluddin. Pasalnya dalam event bergengsi ini, Nur Adzan dinilai all out bekerja siang dan malam untuk mensukseskan kegiatan ini.
Apalagi setelah tim yang dibina langsung KH Sudirman itu, berhasil menermui Bupati Barru, Suardi Saleh Senin (2/9) di Barru, lagi lagi Nur adzan diberi pujian,
“Dengan pendekatan kekeluargaan pak ketua panitia ke pak bupati sehingga sambutan dan perhatian beliau (bupati) bersama pejabat pejabat dekatnya luar biasa, “ ujar wakil ketua Yayasan Tajdidul Iman, Ustad Awaluddin,
“Mereka hadir dan menyambut pengurus yayasan Tajdidul Iman sekaligus panitia Rihlah ke 8, dengan hangat. Bahkan pak bupati mengulas balik kehidupan pribadinya sebelum menjabat wakil bupati dan lanjut bupati dua periode” tambah ustad Awaluddin.
Dirinya juga bersyukur karena bupati Barru akhirnya mengabulkan proposal yang ia bawa dari Makassar. “Hal yang paling di syukuri adalah kesediaan beliau (bapak bupati) dalam memenuhi permintaan kami yang tertuang dalam proposal” tandasnya.
Menanggapi hal tersebut, Nur Adzan menyampaikan bahwa dirinya tidak bekerja sendiri, tapi keberhasilan panitia ini karena ada tim Work yang merupakan satu kesatuan dan saling mendukung satu sama lain.
“Ini satu kesatuan, tidak mungkin kami bisa ketemu pak bupati kalau tidak diawali panitia yang membawa surat jauh jauh dari Makassar menuju ke Barru. Jadi semua panitia saling kerja sama mensukseskan kegiatan ini.” Kunci Nur Adzan. (tim)






















