Divisi Satuan Pengaman Tajdidul Iman, (Sapati), terlihat terjun langsung ke lapangan untuk ikut serta mengatur kendaraan jamaah yang mengikuti Safari Dakwah Dzulhijjah yang dilaksanakan Yayasan Tajdidul Iman (YTI).
Seperti pada Kamis, (21/5/2026), tim yang dikomandoi, ustad Kurnianto tersebut terlihat sangat sibuk mengatur kendaraan jamaah di seputaran Masjid Al Muraqabah berlokasi di Jl. Bonto Duri 3 No.18, Kelurahan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Masjid ini merupakan salah satu pusat kegiatan ibadah dan sosial keagamaan bagi warga setempat. Berada di kawasan padat penduduk, masjid ini mudah diakses dari arah Jalan Sultan Alauddin maupun Jalan Manuruki dari arah timur.
“Kami bersama tim lainnya melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas agar kendaraan jamaah bisa tertib dan teratur serta tidak menganggu kendaraan lain yang lalu lalang, apalagi lorongnya sangat sempit” ujar ustad Kurni – panggilan akrabnya.
Tanggung jawab Sapati tersebut juga ditunjukkan, saat semua jamaah telah menunaikan shalat Maghrib, maka barulah ia melaksanakan shalat Maghrib bersama tim Sapati lainnya.
“Selain mengatur kendaraan, tugas yang diberikan pak Kiai Sudirman kepada kami adalah menjaga kendaraan dan barang barang milik jamaah yang berada di motornya. Nah setelah mereka shalat, barulah kami melaksanakan shalat” ungkapnya.
Beberapa warga sekitar yang ditemui wartawan media ini, mengaku puas dengan kehadiran YTI di masjid tersebut, sebab selain berdakwah, KH Sudirman juga ternyata membawa tim Sapati yang bisa diandalkan mengatur kendaraan, hingga tidak membuat banyak motor yang menumpuk hingga kendaraan warga tidak bisa lewat.
“Salut dengan tim Sapati, kami para warga juga bisa lalu lalang dengan santai tanpa adanya kendaraan yang menumpuk di pintu masuk masjid. Ini luar biasa” tandas Usman warga Manuruki yang biasa shalat di masjid tersebut. (tim)




















