Pelaksanaan Safari Akbar Dzulhijjah (SAD) 1447 H, yang akan digelar pendiri sekaligus pembina Yayasan Tajdidul Iman, KH Sudirman, S.Ag, Senin (18/5/2026) hingga Selasa (26/5/2026), memiliki arti tersendiri bagi salah satu ulama di kota Makassar itu.
Pasalnya kata Kiai Sudirman, beberapa capaian yan telah dihasilkan YTI semuanya bermula dari bulan mulia Dzulhijjah, “Sehingga saya berharap pada safari dakwah Dzulhijjah yang kita gelar mulai Senin ini, cita cita adanya bus Tajdidul Iman, dan kendaraan bagi anak anak santri kita, dapat terwujud.” Katanya.
Hal ini disampaikan Kiai Sudirman usai melaksanakan shalat Dhuhur dalam kegiatan pembubaran panitia Rihlah Akbar ke 9 yang berlangsung di permandian Je’ne Tallasa Sileo, kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Ahad (17//5/2026).
Selain itu, Kiai Sudirman juga mengucapkan terima kasihnya, kepada seluruh panitia Rihlah Akbar ke 9 yang menurutnya telah bekerja keras hingga kegiatan tersebut berlangsung dengan sukses.
“Hasil evaluasi saya dan setelah mendapat laporan dari semua divisi, kegiatan Rihlah Akbar ke 9 ini Sukses…sukses dan berhasil dengan baik, maka dari lubuk hati yang paling dalam saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua panitia yang sukses menggelar kegiatan ini dengan baik.” Tandasnya.
Hal ini sama disampaikan ustad Ikhwan Muin. Mantan ketua panitia Rihlah Akbar ini, bahkan meminta tangan semua panitia untuk disalami satu persatu.
“Alhamdulillah…. Kegiatan ini dapat berjalan baik dan lancar….. itu semua karena kekompakan panitia yang telah bekerja keras hingga acara ini berlangsung sukses, maka izinkan saya meminta tangan’ta untuk berjabat sebagai ungkapan terima kasih” kata Ikhwan Muin.
Hadir dalam kegiatan tersebut, pembina Tajdidul Iman, yang juga salah satu guru besar FIP di UNM, Prof. Dr. Patta Bundu, M.Ed. Ketua Yayasan TI, ustad Ahmad Baduddin S.Pdi. dan wakilnya, ustad Awaluddin, Sekretaris Yayasan, ustad Ikhwan Muin, Dewan Pengawas, Hasri Husain, M.Pd, Nur Adzan, S,Sos, M.Kes serta puluhan panitia ahwat dan ikhwan (*)




















