Menjelang pelaksanaan program Qiyamul Lail, 10 malam terakhir Ramadhan 1447 H, pengurus Yayasan Tajdidul Iman, (YTI) menggelar rapat khusus yang dilaksanakan di markas 1, YTI jalan Rappokalling Makassar, Selasa, 3/3/2026 sore.
Rapat yang dipimpin langsung pendiri sekaligus pembina YTI, KH. Sudirman, S.Ag dan ketua YTI, Ahmad Baduddin, S.Pd.I, diadakan untuk memastikan bahwa semua kegiatan terkait persiapan kegiatan tersebut dapat terorganisir dengan baik.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek penting seperti penjadwalan kegiatan, penyiapan fasilitas, seperti penambahan daya listrik dan kipas angin, serta sumber sumber pendanaan dan yang tak kalah penting adalah calon peserta.
Rencananya kegiatan mulia ini akan diikuti para santri, dan jamaah YTI se kota Makassar dengan target 50 orang jamaah.
Panitia, kata Ketua YTI, Ustad Ahmad Baduddin, juga akan menyiapkan Konsumsi sahur bagi para jamaah. Selain sahur adapula makanan ringan seperti kue, kopi maupun teh.
“Jadi kita perlu tahun jumlah pesertanya berapa. Hal ini untuk mempersiapkan konsumsinya, sebab jangan sampai kita siapkan banyak tapi pesertanya sedikit atau sebaliknya. Jadi harus jelas peserta yang akan mengikuti kegiatan ini,” terang ketua YTI, ustad Ahmad Baduddin.
Kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan di Markaz Tajdidul II atau Baitul Qur’an H. Muh. Yusuf Thaha Tajdidul Iman Jl. Adipura Raya No. 35 Makassar itu akan dilaksanakan mulai pada Senin, 9 Maret hingga sepuluh hari kedepan
Disisi lain dalam arahannya, Kiai Sudirman menekankan pentingnya kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh pengurus YTI dan jemaah untuk mensukseskan kegiatan ini.
“Tentu kami berharap kegiatan Qiyamul Lail in dapat diikuti seluruh jamaah Tajdidul Iman. Dan semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar dan penuh berkah. Tujuannya tentu saja dalam mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.” Tandas Kiai Sudirman.
Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri, wakil ketua YTI, ustad Awaluddin, Sekretaris Yayasan Ustad, Ikhwan Muin, pimpinan pondok Baitul Qur’an H. Muh. Yusuf Thaha Tajdidul Iman serta pengurus inti lainnya. (*)






















