Pengurus Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) tetap bekerja maksimal meski dihari Raya sekalipun. Hal ini terlihat saat PJTI Ahwat yang dibina langsung Kiai Sudirman kembali mendapat amanah mengurus jenazah seorang nenek bernama Andi Mariama Binti Andi Tenriadjeng (81 tahun).
Melalui anaknya Andi Busaempong, Almarhumah yang berlamat di Perumahan Graha Lestari, jalan Aroepala Makassar itu, meminta tim PJTI Akhwat untuk membantu mengurus jenazah ibunya, Jumat (6/6/2025) sekira pukul. 14.30 wita. Sebab sang ibu akan dimakamkan di Pekuburan Unhas Jalan Patene Ba’da shalat Ashar.
Beruntung tim PJTI Akhwat tanggap, sehingga meski dihari Raya Idul Adha sekalipun saat mereka harus berkumpul dengan keluarga, namun karena ada amanah dari ketua Peduli Umat, Ustad Awaluddin, mau tidak mau mereka harus menjalankannya dengan tulus dan ikhlas.
Sebelumnya di Hari Rabu (4/6) Tim PJTI Akhwat berangkat ke Limbung kabupaten Gowa untuk mengurus jenazah almarhum Siti Salma (67 tahun). Dan keesokan harinya, Kamis (5/6), tim ini `kembali mendapat amanah untuk mengurus jenazah alamrhumah bernama Siang dengan usia 71 Tahun. Almarhum yang beralamat di Jalan. Sabilil Haq, Kampung Parang Tamalanrea Jaya itu kemudian dimakamkan di Kampung Tambasa Makassar usai shalat Azhar.
Selama 3 hari berturut turut menjelang hari ‘H’ Idul Adha, tim PJTI Akhwat mengurus jenazah. Hal ini berbeda dengan tim PJTI Ikhwan, nanti sehari setelah lebaran, atau Sabtu 7 Juni 2025 tim ini baru mendapat amanah mengurus jenazah ikhwan yang berdomisili di Jalan Panaikang Makassar.
Jenazah ini di tangani tim ABU DZAR AL-GHIFARI yang dipimpin korlapnya Ustadz Algifar untuk mengurus jenazah bernama Iwan bin Tembo, berusia 62 tahun. Almarhum yang berlamat di jalan kesadaran Makassar itu, dimakamkan di TPU Panaikang ba’da shalat Dzuhur
Dihari yang sama Sabtu 7 Juni 2025 M atau bertepatan dengan 11 Dzulhijjah 1446 H, Tim PJTI Ikhwan ABU BAKAR AS-SIDDIQ dengan korlapnya M.Furqan Ramdani juga di amanahkan mengurus jenazah ikhwan bernama Muhammad Helmy Y yang berdomisili di Jl .Bacan Makassar. Usai shalat Dhuhur. Almarhum kemudian di makamkan di TPU Panaikang. (tim)






















