Istihadhah adalah darah atau flek yang keluar dari perempuan. Berbeda dengan saat haid atau nifas. Istihadhah dianggap sebagai darah penyakit, bukan darah normal, dan biasanya keluar secara terus-menerus.
Hal ini diungkapkan founder sekaligus pembina Yayasan Tajdidul Iman, Kiai Sudirman dalam kanal youtube miliknya Kamis (21/11/2024) saat membawakan kajian tentang hal itu.
“Sekarang mari kita bahas hadist ini yang bersumber dari Aisyah RA. Kita semua tahu…, beliau ini (Aisyah-red) adalah gurunya para wanita, beliau guru fikih wanita terbaik dan satu satunya di dunia. Ada banyak murid-muridnya yang melahirkan ulama-ulama fikih di belakangnya, seperti misalnya Al-Hasan Albashri.” Ungkap Kiai Sudirman.
Al Hasan Al Bashri ini, kata Kiai Sudirman adalah yang paling terbesar mazhabnya pada masanya. “Itu muridnya Aisyah RA, beliau juga guru fikihnya para sahabat dan tabiin. Beliau itu wanita hebat. Ada banyak hadist yang beliau riwayatkan” sambung Kiai Sudirman.
Seperti hadist yang di riwayatkan Aisyah RA. Kata Kiai Sudirman tentang. Istihadhah. Bahwa suatu ketika Fatimah binti Abu Hubaisy mendatangi Rasulullah SAW.
“Fatimah ini bukan anak Nabi SAW tapi istrinya Abdullah bin Jahsyini Fatimah juga namanya. Beliau perempuan namun karena ingin mendapatkan ilmu, beliau langsung mendatangi nabi SAW. Lihat ini wanita…, di masa nabi hidup, datang kepada Nabi SAW untuk belajar. Padahal kala itu, rasa malu wanita kan lebih tinggi sekali, tapi tenggelam demi ilmu. Dia abaikan rasa malu itu, untuk mendapat Ilmu maqulat dari Rasulullah SAW” terang Kiai.
Saat itu beliau sedang istihadhah lalu dia bertanya kepada Nabi SAW (tentang Istihadhah-red), maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan ‘Itu adalah penyakit, bukan haid, jika haid datang maka tinggalkanlah shalat dan jika haid pergi maka mandilah dan shalatlah’.” [HR. al-Bukhari]
“Kemudian dia bertanya lagi, apakah boleh saya meninggalkan shalat kalau saya istihadah dengan darah yang keluar terus terus ya Rasulullah?
Apa jawaban nabi SAW? singkatnya nabi bersabda jangan kau berhenti shalat. Jawaban nabi singkat tapi punya makna tegas” jelas Kiai Sudirman.
Apa hikmahnya? Kata Kiai.. istihadah itu adalah penyakit. Jadi nabi menjelaskan di sini, bahwa darah haid yang sering dialami para wanita, tidak sama dengan wanita istihadah.
“Bagusnya yang meriwayatkan hadist ini adalah Aisyah RA. Iya karena rata-rata perkara begini wanitalah yang paling tahu” kunci Kiai Sudirman. (tim)






















