Pengurusan Jenazah yang dilakukan oleh tim PJTI atau Pengurus Jenazah Tajdidul Iman, sepertinya tidak mengenal tempat dan waktu. Sepanjang ada perintah dari koordinator PJTI, mereka langsung siap menjalankan amanah tersebut dengan Ikhlas dan hati Mantap.
Meski tengah malam, hujan deras dan angin kencang, serta tempat yang jauh dari kediaman tim, sepanjang ada perintah, maka tim binaan KH Sudirman S.Ag ini langsung bergerak cepat menunaikan amanah tersebut untuk membantu mengurus jenazah almarhum atau almarhumah.
Seperti yang terjadi pada pengurusan jenazah bernama (alm) Kusman (28 tahun). Warga jalan Jl.Adipura 1 Lorong 3D1 No.16 Makassar itu, Tim PJTI sudah datang ke rumah duka untuk mengurus jenazah almarhum Kamis (21/11/2024) dinihari saat orang orang masih terlelap dalam mimpinya.
Dari keterangan Whatshapp PJTI Info Pengurusan Laki Laki, diketahui sekitar pukul 3.30 Wita dini hari, tim yang dipimpin langsung sekretaris YTI, Ikhwan Muin sudah berada di rumah almarhum untuk mengurus jenazah yang akan diberangkatkan ke kampung Halamannya ba’da Shalat Subuh atau sekitar pukul 05.00 pagi.
Dihari yang sama, tim PJTI juga mengurus jenazah seorang kakek bernama H. Muh Arfah berusia 81 tahun. Almarhum beralamat di kompleks
BTN Paropo Blok B 17 Makassar dan dimakamkan ba’da Shalat Dhuhur di TPU Panaikang Makassar.
Tidak mengenal waktu lainnya, juga dialami tim PJTI 4 (ALI BIN ABI THALIB) dengan korlapnya Ustadz Amriyadi. Dimana saat orang orang santai dirumahnya di hari Ahad pagi, tim ini malah sibuk urus Jenazah warga yang membutuhkan bantuannya.
Seperti pada Ahad (17/11/2024) sekira jam 10.00 pagi, Tim PJTI 4 ini malah sibuk mengurus jenazah almarhum Drs. Muhammad S (68 tahun) yang beralamat di jalan Adhiyaksa 9 No 3 yang dimakamkan ba’da shalat dhuhur di TPU Sudiang Makassar.
Dihari yang sama, TIM PJTI juga mengurus jenazah almarhum, Muhammad Kasim (70 Tahun) yang beralamat di jalan Sabutung Makassar dan telah dimakamkan di pute kabupaten Maros.
Sebelumnya pada Sabtu (16/11/2024) tim ini juga mengurus jenazah Haris Labadja 58 tahun yang beralamat di jalan Cambajawayya Makassar. Almarhum kemudian dimakamkan di TPU Panaikang Ba’da shalat Ashar.
Semoga pekerjaan mereka menjadi ladang pahala dan mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT, serta diberi kesehatan yang prima untuk mengurus jenazah Muslim dengan baik dan amanah…. Aamiin (Laporan TIM)






















