Bertempat di Markaz Tajdidul Iman jalan Rappokalling Timur Kota Makassar, keluarga besar Yayasan Tajdidul Iman yang dibina langsung oleh salah satu ulama di Makassar, KH. Sudirman, S.Ag, menggelar kegiatan Silaturahmi dan Halal Bihalal, Ahad (29/3/2026) pagi.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan pengukuhan Panitia Rihlah Akbar ke-9 Tajdidul Iman itu, mengangkat thema. Menjalin Ukhuwah, Menjemput Berkah dihadiri langsung seluruh jamaah Tajdidul Iman dan Ortom seperti IMTI, BESTI, PJTI, SAPATI dll
Dalam tauziah yang dibawakan langsung KH Sudirman, banyak mengupas tentang hakikat Ramadhan, yang menurut Kiai Sudirman sebagai proses penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), pengendalian hawa nafsu, dan peningkatan ketakwaan,
“Bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia adalah momentum tarbiyah (pendidikan) untuk membentuk integritas, kejujuran, disiplin, dan empati sosial, serta sarana membakar dosa untuk mencapai derajat takwa sejati” katanya.
Wakil ketua PDM Makassar itu juga mengupas penggalan akhir QS. Al-Baqarah: 183 yang berbunyi La’allakum tattaqun “agar kamu bertakwa”.
“Ini adalah tujuan utama ibadah puasa, yaitu membentuk pribadi yang mampu menjaga diri dari larangan Allah, meningkatkan ketaqwaan, serta membentuk karakter mulia secara terus-menerus.” katanya
Kiai juga menambahkan bahwa Ramadhan boleh pergi, tapi Puasa harus jalan terus. “Dan Alhamdulillah sejak kami tinggal di Barawaja, kegiatan Puasa Senin – Kamis dengan mengajak jamaah Tajdidul Iman agar melakukannya telah kami laksanakan sampai saat ini.” Jelasnya.
Maka ciri ciri orang yang mendapat Lailatul Qadar tersebut sambung Kiai Sudirman, adalah orang orang yang terus menerus melanggengkan amalan yang ia lakukan selama bulan suci Ramadhan.
“Mereka tetap Tahajjud meski bukan di bulan suci Ramadhan, tetap puasa dan terus berbuat baik kepada sesama” papar Kiai Sudirman.
Uniknya dalam kegiatan tersebut, Kiai ikut didampingi Muhammad Fathurahman Akbar salah satu imam muda sekaligus hafiz Quran 30 juz yang telah memimpin jalannya shalat lail di 10 hari terakhir Ramadhan di Markas 2 TI jalan Adipura Makassar.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Yayasan TI, ustad Achmad Baduddin, Wakil Ketua Yayasan,ustad Awaluddin, Sekum TI, Ustad Ikhwan Muin, Pembina Prof Fatta Bundu, Ketua dan anggota Dewan Pengawas TI, serta pengurus lainnya. (*)






















