Beda Masjid, Seragam IMTI pun Berubah
Ada yang unik dari pelaksanaan Safari Dakwah Dzulhijjah 1447 H yang dilaksanakan Yayasan Tajdidul Iman (YTI), binaan salah satu ulama Makassar, KH Sudirman. S.Ag.
Pasalnya, Ikatan Muslimah Tajdidul Iman (IMTI) yang berada dalam naungan YTI tersebut, memakai seragam yang berbeda setiap menghadiri kegiatan Safari di sejumlah masjid, tempat kegiatan berlangsung.
Dari pantauan wartawan media ini, para ibu ibu atau jamaah akhwat di IMTI, di Masjid Jamiul Hasan jalan Toddopuli, Jumat (22/5/2026) kompak menggunakan Jilbab Hitam, Sebelumnya di masjid Al Muraqbatullah jalan bonto Duri 3 (Kamis 21/5/2026) binaan Hj. Nur Alam. S.Ag itu rata rata menggunakan Jilbab warna Krem.
Penampilan berbeda ini, menurut salah satu anggota IMTI untuk menunjukkan kekompakan satu sama lain.
“Hal ini untuk menunjukkan kami kompak dalam berdakwah dan bersilaturrahmi, apalagi pak Kiai juga memberi dukungan kepada kami untuk berkreasi” terang salah satu akhwat IMTI yang enggan dipublikasikan namanya.
Dia berharap, seragam yang digunakan tersebut dapat memotivasi anggota IMTI lainnya untuk menghadiri Safari Zulhijjah ini.
“Awalnya tanpa di sengaja, saat berada di masjid Masjid Nurul Hassan BTN Antara (Selasa 19/5/1016), kami melihat ibu ibu memakai jilbab biru langit, sehingga tercetuslah ide agar kami menggunakan jilbab seragam di hari yang berbeda.” Katanya.
“Hal ini menunjukkan, meski kita berbeda, tapi satu tujuan, yakni Tauhid hanya kepada Allah SWT kita semua beriman, seperti yang diajarkan guru kita, Kiai Sudirman” tandas ukhti tersebut.
Kegiatan berisi buka puasa, shalat Maghrib, dan Kajian Tauhid Nabi Ibrahim ini, terus berlanjut hingga Selasa (26/5/2026), yang bertepatan dengan malam Idul Adha di masjid Babussalam Paropo, kecamatan Panakkukang Makassar.
Secara bersambung, Kiai Sudirman mengupas tuntas kisah Nabi Ibrahim AS yang mengajarkan kepada kita semua tentang tauhid dan beriman hanya kepada Allah SWT. (tim)




















