Ditengah kesibukan Pengurus Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) melayani ummat, salah satu saudara kandung Imam Moncongloe Kabupaten Maros dan juga Imam Masjid Agung PJTI, Ustad Muhajir meninggal dunia, Selasa (15/7/2025). Jenazah almarhum dimakamkam pada hari itu juga di pemakaman umum Moncongloe.
Malamnya, Pendiri sekaligus pembina PJTI, Kiai Sudirman tampil membawakan tauziahnya di kediaman almarhum di Moncongloe Lappara. Kiai yang aktif berceramah di berbagai radio itu, memberi nasehat seputar kematian. Nampak pula beberapa pengurus inti PJTI hadir dalam kegiatan tersebut untuk menyampaikan rasa belangsukawa yang sedalam dalamnya atas kepergian almarhum.
Sebelumnya Senin (14/7/2025), Ketua Peduli Umat, PJTI, ustad Awaluddin, memberi amanah tim 7, Abdurahman bin Auf, dengan koordinator lapangannya, Haeruddin dan dibantu para anggota masing masing, Junaedi, Thamrin Taha, Zainuddin, dan Fikri untuk membantu mengurus jenazah seorang kakek bernama Bachtiar berusia 71 Tahun yang beralamat di Jl. Ratulangi Makassar. Dan telah di makamkan di jalan Dangko Makassar, usai shalat Dhuhur, pada hari itu juga
Kemudian pada Jumat (18/7/2025) tim 8 Khalid Bin Walid yang dikomandoi ustad, Akmal dan anggota, Agussalim, Tamruddin dan Muh Iqbal, serta Satria, diamanahkan mengurus jenazah ikhwan seorang kakek bernama Masukin Dg Ngawing (73 tahun) yang berdomisili di Jalan Naja dg.Nai Rappokalling. Jenazah telah dimakamkan usai shalat Jumat di Pekuburan islam Rappokalling Makassar.
Pada Sabtu, (19/5/2025) Tim 9 : Abu Dzar Al Ghifari yang dipimpin koorlapnya, Ustadz Algifari dengan dibantu Faizal Amir, Muh.Yardang Garimpang,.Muh.Yusuf dan Muh.Iqra mendapat giliran untuk mengurus jenazah’ Ikhwan bernama, Andi Ansar berusia 40 tahun beralamat di jalan Barawaja Makassar. Usai shalat Dhuhur, almarhum diantar seluruh kerabat dan tetangganya di pemakaman Pampang Makassar.
Luar biasanya meski di hari Ahad (Minggu-red) jika ada amanah mengurus jenazah, maka mau tidak mau, harus dilaksanakan. Hal ini juga terjadi pada Tim Khusus yang bertugas dihari Ahad. Tim dengan korlapnya Ustadz Amriyadi, dibantu Baharuddin, Amal, Ariandy dan Jasman di amanahkan mengurus jenazah Ikhwan bernama Nasaruddin bin Jamaluddin berusia 78 tahun yang berdomisili di kompleks Citraland jalan Tun Abdul Razak Makassar.
Pengerjaan jenazah almarhum yang selama sebulan di rawat di salah satu rumah sakit, dimulai sekitar pukul 10.00 wita. Jenazah kemudian di bawa ke mesjid Anas bin Malik Stiba jalan Inspeksi PAM Manggala Kota Makassar. Dan usai shalat Dhuhur, jenazah kemudian diantar para kerabatnya di pemakaman Riyadhul Jannah kabupaten Gowa. (tim)






















