Saat membawakan kajian rutin setiap hari Ahad, yang membahas Kitab Riyadhus Shalihin, di Markaz Tajdidul Iman jalan Rappokalling Makassar, Ahad, (09/11/2025) pagi, Pembina sekaligus Pendiri Yayasan Tajdidul Iman, KH. Sudirman S.Ag, berharap kepada para jamaahnya untuk terus melakukan perbuatan baik hingga akhir hayat kita.
“Kita haru bersemangat memberi motivasi kepada ummat untuk terus berbuat baik menuju keridhaan Allah SWT, hingga di penghujung usia kita, atau sebelum ajal menjemput, kita tetap harus berbuat baik.” pinta Kiai Sudirman saat memulai membawakan kajian Ahad pagi tersebut.
Selain berbuat baik, sambung ulama Muhammadiyah itu, kita juga dituntut untuk bersabar dalam menjalani kebaikan tersebut. “Karena ada orang yang berbuat baik untuk dirinya sendiri. Dia tidak punya kekuatan tambahan plus yang bisa mengajak orang lain untuk berbuat baik.” Terang Kiai Sudirman.
Inti dalam QSt Al-Baqarah ayat 148 itu, ada 3 hal, pertama anjuran kita untuk berbuat baik, kedua ajak orang berbuat baik dan ketiga Istiqamah dalam kebaikan tersebut.
“Terus berbuat baik, kemudian ajak orang dalam kebaikan dan istiqamah dengan kebaikan tersebut. Maka Insya Allah kita memperoleh kemenangan yang hakiki.” Katanya.
Kebaikan yang dimaksud Kiai Sudirman seperti berbuat baik dalam bidang akidah, dalam ibadah akhlak, dalam bidang muamalah, dalam hidup pribadi, rumah tangga, masyarakat, dan dalam kehidupan lainnya.
“Mari kita jadikan diri ini sebagai pemenang dalam berbuat baik, jangan menjadi penonton, saat orang lain berbuat kebaikan. Jadikan diri kita unggul untuk meraih syurga-Nya tentu saja syaratnya harus segera berbuat baik. Sebab dengan kebaikan itu, kita pasti akan mendapat ampunan. Ampunan itu adalah surga.” Kunci Kiai Sudirman. (*)






















