وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ … (46)…
… Dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu… (QS. Al-Anfaal[8]: 46)
لَا تَخْتَلِفُوا فَإِنَّ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ اخْتَلَفُوا فَهَلَكُوا
Janganlah kalian berselisih karena orang-orang sebelum kalian berselisih hingga akhirnya mereka binasa. (HR. Bukhari dari Ibnu Mas’ud)
Faidah-faidah Ayat dan Hadits:
- Tidak meluruskan shaf akan berdampak pada perbedaan, kegagalan, hilangnya kekuatan dan kehormatan, serta penyebab kehancuran.
- Hati manusia akan bercerai-berai, jihad terasa hampa, perselisihan dan perpecahan pada kaum muslimin jika shafnya sering bengkok dan saling menjauhi satu sama lain.
- Langkah awal untuk menyatukan qalbu kita adalah dengan membiasakan shaf lurus, tidak bengkok, dan rapat sehingga hati pun tidak saling berselisih.
- Sesungguhnya kita sekarang sedang dikerumuni oleh musuh dari ummat-ummat lain, kekuatan kita sedang dilemahkan, ruh jihad kita sedang digerogoti, persatuan kita telah tercabit-cabit, kekuatan kita sedang dilumpuhkan, ini semua bermula dari kebiasaan membiarkan shaf-shaf kita tidak tertib.
- Rintihan, pengaduan, kelemahan, tangisan pada kaum muslimin nampak dalam menghadapi serangan musuh karena kita telah terpecah dan telah dicerai-beraikan oleh kekuatan musuh karena kita telah melupakan pesan dan hikmah shalat berjamaah.
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















