Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:
فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لَا انْفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (256)…
… Barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang Amat kuat yang tidak akan putus. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui. (QS. Al-Baqarah[2]: 256)
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ أُوتُوا نَصِيبًا مِنَ الْكِتَابِ يُؤْمِنُونَ بِالْجِبْتِ وَالطَّاغُوتِ … (51)
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bahagian dari Al kitab? mereka percaya kepada jibt dan thaghut… (QS. An-Nisa[4]: 51)
APA DAN SIAPA THAGHUT ITU???
Bagian 10
UNDANG-UNDANG YANG MENENTANG SYARIAT ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ آمَنُوا بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُوا أَنْ يَكْفُرُوا بِهِ وَيُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُضِلَّهُمْ ضَلَالًا بَعِيدًا (60)
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu ? mereka hendak berhakim kepada thaghut, Padahal mereka telah diperintah mengingkari Thaghut itu. dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. (QS. An-Nisa[4]: 60)
- Sebagian ulama mendefinisikan thaghut dengan memasukkan undang-undang di dalamnya yakni semua undang-undang yang menentang syariat Allah, baik undang-undang yang positif dan aturan-aturan yang lainnya.
- al-Lajnah ad-Daimah lil Buhuts al-Ilmiyah wal Ifta (I/542) menjelaskan bahwa maksud ayat يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ (mereka hendak berhakim kepada thaghut) adalah segala sesuatu yang dijadikan tempat untuk berhakim yang memalingkan dari kitab Allah dan sunnah Nabi-Nya baik berupa aturan-aturan, undang-undang positif, tradisi-tradisi, adat istiadat turun temurun, atau para pemimpin suku yang dijadikan rujukan untuk memutuskan persengketaan di antara mereka.
- Termasuk dalam kategori thaghut adlah semua konstitusi dan undang-undang dasar produk akal manusia yang digunakan untuk memutuskan persoalan-persoalan negeri maupun persoalan manusia yang bertentangan dengan undang-undang Allah.
- Sudah menjadi ketentuan para penyembah thaghut pasti menghindari konstitusi atau undang-undang yang berada di atas undang-undang mereka karena bagi mereka konstitusi tidak boleh dikomentar, dikritik, dan diprotes termasuk undang-undang dari Allah yang dibawa oleh Nabi pun disingkirkan demi undang-undang thaghut mereka.
- Dengan menjadikan undang-undang sebagai pedoman dan tidak boleh dikomentari lalu berhakim dan taat kepadanya menjadi salah satu bentuk ibadah kepada selain Allah.
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















