وعرفت أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قاتلهم على هذا الشرك ودعاهم إلي إخلاص العبادة لله وحده كما قال الله تعالى ( فَلا تَدْعُو مَعَ اللَّهِ أَحَداً)(الجـن: من الآية18) وقال تعالى (لَهُ دَعْوَةُ الْحَقِّ وَالَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ لا يَسْتَجِيبُونَ لَهُمْ بِشَيْءٍ)(الرعد: من الآية14)
وتحققت أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قاتلهم ليكون الدعاء كله لله والنذر كله لله والذبح كله لله والاستغاثة كلها بالله وجميع أنواع العبادات كلها لله.
TERJEMAHAN:
Dan Anda tahu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerangi mereka karena jenis kemusyrikan ini dan menyeru agar mengikhlaskan ibadah hanya untuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata, sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala ta’ala:
“Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah, maka janganlah kamu menyembah seorangpun di dalamnya disamping [menyembah] Allah” (QS. Al-Jin[72]: 18)
dan juga firman-Nya:
“Hanya bagi Allah lah [hak mengabulkan] do’a yang benar. Dan berhalaberhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memperkenankan sesuatupun bagi mereka…” (QS. Ar-Ra’d[13]:14)
Dan terbukti bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerangi mereka, agar berdo’a itu disampaikan hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata, agar setiap penyembelihan hanya kerena Allah Subhanahu Wa Ta’ala , setiap nadzar karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala , istighotsah (minta pertolongan) hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan semua bentuk peribadahan ditujukan hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata.
Faidah-faidah dari Kalimat di atas:
- Salah satu sebab yang menyebabkan kemusyrikan seseorang yaitu berdoa (meminta) selain kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
- Berdoa selain kepada Allah termasuk syirkul akbar (syirik besar) dan mengeluarkan pelakunya dari Islam.
- Salah satu golongan yang diperangi oleh Rasulullah adalah golongan yang berdoa selain kepada Allah.
- Berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala termasuk tauhid uluhiyah (tauhid ibadah).
- Seluruh jenis doa baik doa ibadah maupun doa permintaan harus diikhlaskan semata kepada Allah.
- Bentuk-bentuk peribadahan kepada Allah dapat berupa berdoa, nadzar, istighatsah, penyembelihan, tawakkal, cinta, takut, isti’anah, istiadzah, dan sebagainya. (Insya Allah masing-masing ada perincian pembahasannya).
- Sebab-sebab kemusrikan seseorang melalui pintu-pintu ibadah di atas yang ditujukan selain kepada Allah.
Diringkas dari:
Kitab Kasyfusy Syubuhat karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















