Advertisement
  • HOME
  • PROFIL
  • BERITA
    PJTI Urus Jenazah Hingga ke Kabupaten Barru

    PJTI Urus Jenazah Hingga ke Kabupaten Barru

    Ayahanda Dewan Pengawas YTI, Berpulang, Begini pesan Kiai Sudirman

    Ayahanda Dewan Pengawas YTI, Berpulang, Begini pesan Kiai Sudirman

    Kiai Sudirman Mengucapkan Terima Kasih Kepada Kesra Pemkot Makassar

    Kiai Sudirman Mengucapkan Terima Kasih Kepada Kesra Pemkot Makassar

    Lagi, Tim PJTI Urus Jenazah Tengah Malam di Hari Libur

    Lagi, Tim PJTI Urus Jenazah Tengah Malam di Hari Libur

    Peserta Kagum saat Kiai Sudirman Bawa Materi Pelatihan Muballigh se Kota Makassar

    Peserta Kagum saat Kiai Sudirman Bawa Materi Pelatihan Muballigh se Kota Makassar

    Sambut Tahun Baru Muharram 1448 H, Begini Pesan Kiai Sudirman

    Sambut Tahun Baru Muharram 1448 H, Begini Pesan Kiai Sudirman

  • PROGRAM
    • All
    • Khidmat Jenazah
    • Tahsin dan Tahfizh
    Ayo Bantu Rumah Tahfidz Quran Tajdidul Iman, Investasi Amal Jariyah

    Ayo Bantu Rumah Tahfidz Quran Tajdidul Iman, Investasi Amal Jariyah

    Tim Gerak Cepat PJTI Dapat Tugas Urus Jenazah Hari Ahad

    Tim Gerak Cepat PJTI Dapat Tugas Urus Jenazah Hari Ahad

    Launcing PASTI Ini Harapan Tajdidul Iman

    Launcing PASTI Ini Harapan Tajdidul Iman

    Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman Latih Mahasiswa UNM Praktik Pengurusan Jenazah

    Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman Latih Mahasiswa UNM Praktik Pengurusan Jenazah

  • ARTIKEL
    • All
    • AQIDAH
    • FIQIH
    HIKMAH DI BALIK MUSIBAH

    HIKMAH DI BALIK MUSIBAH

    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    Pembahasan Fiqih Edisi 292 (Shalat Bagian 257): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 2

    Pembahasan Fiqih Edisi 292 (Shalat Bagian 257): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 2

  • KH SUDIRMAN
  • INFO KAJIAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • PROFIL
  • BERITA
    PJTI Urus Jenazah Hingga ke Kabupaten Barru

    PJTI Urus Jenazah Hingga ke Kabupaten Barru

    Ayahanda Dewan Pengawas YTI, Berpulang, Begini pesan Kiai Sudirman

    Ayahanda Dewan Pengawas YTI, Berpulang, Begini pesan Kiai Sudirman

    Kiai Sudirman Mengucapkan Terima Kasih Kepada Kesra Pemkot Makassar

    Kiai Sudirman Mengucapkan Terima Kasih Kepada Kesra Pemkot Makassar

    Lagi, Tim PJTI Urus Jenazah Tengah Malam di Hari Libur

    Lagi, Tim PJTI Urus Jenazah Tengah Malam di Hari Libur

    Peserta Kagum saat Kiai Sudirman Bawa Materi Pelatihan Muballigh se Kota Makassar

    Peserta Kagum saat Kiai Sudirman Bawa Materi Pelatihan Muballigh se Kota Makassar

    Sambut Tahun Baru Muharram 1448 H, Begini Pesan Kiai Sudirman

    Sambut Tahun Baru Muharram 1448 H, Begini Pesan Kiai Sudirman

  • PROGRAM
    • All
    • Khidmat Jenazah
    • Tahsin dan Tahfizh
    Ayo Bantu Rumah Tahfidz Quran Tajdidul Iman, Investasi Amal Jariyah

    Ayo Bantu Rumah Tahfidz Quran Tajdidul Iman, Investasi Amal Jariyah

    Tim Gerak Cepat PJTI Dapat Tugas Urus Jenazah Hari Ahad

    Tim Gerak Cepat PJTI Dapat Tugas Urus Jenazah Hari Ahad

    Launcing PASTI Ini Harapan Tajdidul Iman

    Launcing PASTI Ini Harapan Tajdidul Iman

    Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman Latih Mahasiswa UNM Praktik Pengurusan Jenazah

    Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman Latih Mahasiswa UNM Praktik Pengurusan Jenazah

  • ARTIKEL
    • All
    • AQIDAH
    • FIQIH
    HIKMAH DI BALIK MUSIBAH

    HIKMAH DI BALIK MUSIBAH

    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    Pembahasan Fiqih Edisi 292 (Shalat Bagian 257): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 2

    Pembahasan Fiqih Edisi 292 (Shalat Bagian 257): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 2

  • KH SUDIRMAN
  • INFO KAJIAN
No Result
View All Result
Tajdidul Iman
No Result
View All Result
Home ARTIKEL AQIDAH

Kajian Aqidah Edisi 81: Orang Musyrik Bukan Tidak Memiliki Tuhan Tetapi Kelebihan

Redaksi Media Tajdidul Iman by Redaksi Media Tajdidul Iman
Juli 14, 2024
0
Kajian Aqidah Edisi 81: Orang Musyrik Bukan Tidak Memiliki Tuhan Tetapi Kelebihan
0
SHARES
66
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

وهذا التوحيد هو معنى قولك ( لا إله إلا الله ) فإن الإله عندهم هو الذي يقصد لأجدل هذه الأمور سواء كان ملكاً أو نبياً أو ولياً أو شجرة أو قبراً أو جنياً لم يريدوا أن الإله هو الخالق الرازق المدبر فإنهم يعلمون أن ذلك لله وحده كما قدمت لك وإنما يعنون بالإله ما يعني المشركون في زماننا بلفظ ” السيد ” فأتاهم النبي صلى الله عليه وسلم يدعوهم إلي كلمة التوحيد وهي ( لا إله إلا الله ).

TERJEMAHAN:
Tauhid yang dimaksud itulah makna dari kalimat “Laa Ilaaha Illallah” Adapun pengertian “illah” bagi orang-orang musyrik itu, yang di mana mereka meminta berbagai hal, baik berupa malaikat, nabi, wali, pohon, kuburan, atau jin; mereka tidak memaksudkan “illah” disini sebagai yang menciptakan, memberi rizki dan yang mengatur, sebab mereka mengetahui bahwa hal itu hanya hak Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata, sebagaimana yang telah saya kemukakan dimuka. Tetapi yang mereka maksud dengan “illah” adalah sebagaimana yang dimaksud oleh orangorang musyrik di zaman kita dengan lafadz sayyid. Lalu Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mendatangi mereka untuk mengajak mereka kepada kalimat tauhid, yaitu “Laa Ilaaha Illallah” (tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah Subhanahu Wa Ta’ala).

Faidah-faidah Kalimat di Atas:

  1. Orang-orang musyrik paham betul bahwa makna Laa Ilaaha Illallah adalah mentauhidkan ibadah atau tauhid uluhiyah. Tetapi mereka tetap menyimpang meskipun mereka memahami maknanya.
  2. Memberikan hak ibadah kepada malaikat, nabi, wali, pohon, kuburan, jin dan sebagainya adalah kemusyrikan dan penghianatan kepada makna Laa Ilaaha Illallah.
  3. Pelaku-pelaku kemusyrikan pada zaman Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga menyadari betul bahwa makna Ilah (sesembahan) sama sekali bukan kepada makna tidak ada pencipta, tidak ada pemberi rezki, tidak ada pengatur selain Allah karena mereka juga sadar bahwa pencipta, pemberi rezki, pengatur itu pasti milik Allah.
  4. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam diutus oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk mendakwahkan Laa Ilaaha Illallah dengan makna “Laa Ma’buda bihaqqin Illallah (Tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala semata)” dan ini yang gagal diterima oleh orang-orang musyrik sehingga Nabi tidak memasukkan mereka ke dalam Islam.
  5. Ternyata orang-orang musyrik seperti Abu Lahab dkk itu menolak menerima syahadat Laa Ilaaha Illallah karena mereka memahaminya bahwa seluruh sesembaha-sesembahan yang mereka miliki dan telah tekun menyembahnya sebelum kedatangan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mereka tidak mau meninggalkannya.

CATATAN:
Jadi apa bedanya orang musyrik yang diperangi Rasulullah pada zamannya dengan orang musyrik pada zaman sekarang, bukan karena orang musyrik pada zaman Rasulullah tidak meyakini tentang adanya Tuhan, bahkan mereka yakin sekali, akan tetapi Tuhan atau sesembahan-sesembahan yang banyak itu (sekitar 300 sesembahan) sulit mereka tinggalkan sama dengan pelaku musyrik di zaman sekarang juga memiliki Tuhan di langit tetapi memelihara Tuhan yang begitu banyak di bumi.

Dikutip dan disimpulkan dari:
Kitab Kasyfusy Syubuhat karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)

Tags: AqidahArtikel IslamiKH SudirmanTauhidYayasan Tajdidul Iman
ShareSend
Redaksi Media Tajdidul Iman

Redaksi Media Tajdidul Iman

Yayasan Tajdidul Iman adalah salah satu lembaga yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan dan sosial dengan Pembina KH Sudirman S.Ag yang berpusat di Makassar.

Related Posts

HIKMAH DI BALIK MUSIBAH
ARTIKEL

HIKMAH DI BALIK MUSIBAH

by Redaksi Media Tajdidul Iman
Juni 9, 2026
Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda
ARTIKEL

Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

by Redaksi Media Tajdidul Iman
Oktober 26, 2025
Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5
ARTIKEL

Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

by Redaksi Media Tajdidul Iman
Februari 15, 2025
Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4
ARTIKEL

Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

by Redaksi Media Tajdidul Iman
Februari 14, 2025
Next Post
Kabar Duka, Kembali Menyelimuti Jamaah Tajdidul Iman

Kabar Duka, Kembali Menyelimuti Jamaah Tajdidul Iman

Sosok Almarhum Muhammad Achyar Ibrahim di Kenal Ramah

Sosok Almarhum Muhammad Achyar Ibrahim di Kenal Ramah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • PJTI Urus Jenazah Hingga ke Kabupaten Barru
  • Ayahanda Dewan Pengawas YTI, Berpulang, Begini pesan Kiai Sudirman
  • Kiai Sudirman Mengucapkan Terima Kasih Kepada Kesra Pemkot Makassar
  • Lagi, Tim PJTI Urus Jenazah Tengah Malam di Hari Libur
  • Peserta Kagum saat Kiai Sudirman Bawa Materi Pelatihan Muballigh se Kota Makassar

Recent Comments

  1. Hasyim Akhmad mengenai Pembahasan Fiqih Edisi 77 (Shalat Bagian 42): Do’a Ruku’
  2. Muhammad Saif bin Asaf Karim mengenai Tabligh Akbar TI Bakal DIhadiri Ribuan Umat Muslim
  3. Muchsin Pg mengenai PJTI Diamanahkan Urus Jenazah Almarhum Usman Jasad
  4. Patta Bundu mengenai Founder YTI, Kiai Sudirman, Silaturrahim dengan Appi
  5. Mohammad Ridwan mengenai LPJ Rihlah Akbar ke 8, YTI Bagi Doorprize

Yayasan Tajdidul Iman adalah salah satu lembaga yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan dan sosial dengan Pembina KH Sudirman S.Ag yang berpusat di Makassar.

© 2023 - Web Developer by Mubarak Gruop Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2

© 2023 Web Developer - by Mubarak Group Indonesia.