Sebagai organisasi sosial dan dakwah, ternyata Tajdidul Iman sudah menyelenggarakan pelatihan jenazah sebanyak 107 kali dalam menjawab permintaan warga masyarakat untuk mempelajari cara pengurusan jenazah yang baik dan benar sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Seperti Sabtu, 1/6/2024 pagi, bertempat di depan kampus fakultas Kedokteran Gigi Unhas Baraya kota Makassar. PJTI kembali memberikan pelatihan pemahaman bagaimana prosedur tata cara pengurusan jenazah bagi ibu ibu majelis Taklim di sekitar kampus tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan pelatihan ini, sudah kami laksanakan sebanyak 107 kali dan berjalan lancar. Hal ini sudah melampaui target saat dilakukan Musyawarah Kerja PJTI ke 3” ujar Kiai Sudirman yang didampingi koordinator PJTI ikhwan ustaz Alghifari.
Kegiatan pelatihan tersebut, tambah Kiai Sudirman bertujuan untuk mencerahkan ummat dan diharapkan dapat mengedukasi warga secara lebih luas lagi, sehingga banyak dari mereka yang semakin paham tentang bagaimana prosedur tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan Syariat Islam.
Ribuan Alumni
Dari pelatihan yang digelar PJTI selama ini atau sudah mencapai angka 107 kali tersebut, ternyata sudah ada ribuan alumni yang tersebar di berbagai wilayah dan diharapkan mereka bisa menyerap ilmu yang diterima dari pelatihan tersebut.
“Dalam rangka mencerahkan ummat membimbing umat dan mendukasi ummat, sudah ada ribuan alumni PJTI yang kami harapkan siap menjalankan amanah ini jika sewaktu waktu mereka diminta mengurus jenazah” ungkap Kiai Sudirman
Dari pelatihan yang digelar tersebut, Kiai menjelaskan ada 4 pokok utama yang harus dimiliki dan diingat setiap peserta. “Ke empat pokok tersebut seperti bisa memandikan dengan Benar, bisa mengkafani dengan benar, bisa menshalatkan dengan benar dan bisa menguburkan dengan benar inilah hak hak jenazah yang perlu kita ketahui dan pahami” tandas Kiai Sudirman
Kiai juga mengungkapkan saat ini PJTI sudah menjangkau 3 wilayah kerja seperti, Makassar, Gowa dan Maros. Makanya Kiai Sudirman yang juga wakil ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar itu berharap semua warga di 3 kabupaten dapat tercerahkan melalui pelatihan tersebut.
“Dari pelatihan ini kita berharap masyarakat tidak sekedar bisa memandikan jenazah tapi betul betul dilakukan sesuai dengan ilmu dan panduan al-Quran. Insya Allah kami juga akan menjangkau beberapa daerah lainnya seperti Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Pangkep dan seterusnya untuk mengedukasi warga tentang penyelenggaraan jenazah yang baik dan benar sesuai Syariat Islam” kunci Kiai Sudirman. (tim)






















