Beriman kepada Allah artinya berikrar dengan macam-macam tauhid yang tiga serta beritiqad dan beramal dengannya.
1. Tauhid Rububiyah
2. Tauhid Uluhiyah
3. Tauhid Asma wa Sifat
Termasuk perkara yang sangat prinsip dalam mengesakan Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah mengakui keberadaan-Nya sebagai pencipta, pemilik, dan pengatur Alam semesta. Inilah yang disebut dengan Tauhid Rububiyah. Penegasan tauhid ini telah dimaklumatkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalam al-Qur’an pada enam tempat dengan pernyataan yang sama yaitu:
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
“Segala puji bagi Allah, Rabb semesta Alam”
Adapun keenam tempat itu sebagai berikut:
1. QS. Al-Fatihah[1] : 2
2. QS. Al-An’am[6]: 45
3. QS. Yunus[10]: 10
4. QS. Ash-Shaffat[37]: 182
5. QS. Az-Zumar[39]: 75
6. QS. Ghafir[40]: 65
Mentauhidkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam perkara Rububiyah berarti mengimani keberadaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta mengesakan-Nya dalam hal penciptaan, kepemilikan, dan pengaturan. Keempat perkara ini merupakan kandungan dari Tauhid Rububiyah.






















