Jika tidak ada aral melintang, yayasan Tajdidul Iman, yang dibina dan didirkan langsung oleh salah satu ulama kota Makassar, KH. Sudirman, S.Ag, bakal menggelar, Kajian Rutin Ahad, Syukuran Lahan Parkir dan Launching Program Wakaf Manfaat Tajdidul Iman.
Ketiga kegiatan tersebut, rencananya akan digelar di lokasi lahan Parkir Baru Markaz Tajdidul Iman atau tepatnya di jalan Barawaja III Makassar dengan pemateri tunggal yang dibawakan langsung, kiai Sudirman, Ahad 2 Agustus 2026, sekira pukul 08.30 wita pagi hingga selesai.
“Jadi kita berharap seluruh keluarga besar Tajdidul Iman dapat hadir di kegiatan ini, sebagai bentuk syukur adanya lahan parkir bagi kendaraan ambulans Tajdidul Iman, sekaligus dengar ceramah dan menerima pemberian wakaf kursi bagi jamaah dan warga” Pinta Kiai Sudirman, Selasa (28/7.2026).
Jadi, sambung Kiai, kegiatan ini Insya Allah juga akan dihadiri para tokoh Masyarakat dan pejabat pemerintahan setempat.
“Jadi memang di hari Ahad tersebut, kegiatannya ada 3, yakni pengajian rutin, peresmian penggunaan lahan parkir mobil ambulans dan wakaf kursi. Sekali lagi saya mengajak semua keluarga besar Tajdidul Iman untuk meramaikan kegiatan ini” tandas Kiai Sudirman.
Hal yang sama disampaikan ketua Peduli Umat, ustad Awaluddin Selasa (28/7/2026) melalui note voice yang diterima redaksi. “Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan sahabat dan keluarga semua. Lahan parkir ini sudah bisa kita tempati, setelah sebelumnya keluarga besar Tajdidul Iman, menggelar kerja bhakti di tempat tersebut” ujar ustad Awal.
Dirinya juga mengungkapkan lahan parkir yang masih berstatus kontrak selama 5 tahun itu, berada tepat di samping masjid, “Sehingga keberadaannya berfungsi ganda. Selain parkir ambulans juga digunakan sebagai gudang YTI. Dan para pengurus bisa melaksanakan shalat tepat waktu, karena keberadaannya memang pas disamping Masjid” tambahnya.
Dirinya pun berharap yang sama dengan kiai Sudirman agar para jamaah YTI dapat hadir di kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini mengangkat thema “Menebar Kebaikan, Membuka Pintu Manfaat” dan “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. ” (HR. Ahmad). Jadi mariki hadir semua dalam kegiatan dakwah ini” kunci ustad Awal (*)




















