Terlatih dan professional, demikian Tim Pengurus Jenazah Tajdidul Iman (PJTI). Tim binaan salah satu ulama di kota Makassar itu, KH. Sudirman, dikenal luas itu, siap 24 jam standby mengurus jenazah warga yang membutuhkan bantuan.
Hal ini juga terlihat pada Sabtu, tanggal 18 Juli 2026 malam, Tim Gerak Cepat, dengan koordinator lapangannya (korlap) Haeruddin itu, diamanahkan mengurus jenazah seorang kakek bernama Thamrin Samad (80 tahun) yang beralamat di jalan Pampang kecamatan Panakkukang Makassar.
Waktunya pun tidak main main sekira pukul 19.00 wita malam, tim ini mengurus jenazah almarhum kakek tersebut. Alhasil tim PJTI berhasil dengan baik memandikan, mengkafani dan menshalatkannya hingga kemudian mengantarkan jenazah tersebut ke Pekuburan blok M Pampang sekira pukul 20.00 malam.
Bukan hanya malam hari, tetapi pagi butapun, jika ada perintah, tim ini siap menjalankan amanah tersebut dengan baik. Hal ini terlihat saat tim PJTI di pagi hari, Matahari belum juga terbit harus mengurus jenazah seorang kakek bernama H. Andi Solong bin Andi Caco berusia 70 tahun.
Tim ini harus meninggalkan rumahnya masing masing tepat selesai shalat Subuh atau sekira pukul 5.45 wita menuju rumah duka yang terletak di kompleks perumahan Griya Prima Tonasa jalan Perintis Kemerdekaan KM.18 Makassar, Senin13 Juli 2026.
“Kita harus cepat, karena jenazah akan diberangkatkan ke Wajo di daerah Tancung, Tana Sitolo sekitar pukul 06:30 wita pagi. Alhamdulillah sebelum waktu yang ditentukan, kami berhasil mengurus jenazah beliau dengan baik sesuai syariah,” ungkap salah satu tim PJTI.
Masih tak kenal waktu, TIM PJTI Akhwat juga mengalami hal yang sama, saat orang asyik berlibur dengan keluarganya, Ahad 19 Juli 2026, tim ini malah sibuk mengurus jenazah almarhumah Hj Norma 47 tahun yang beralamat di jalan Pampang V no 8.Makassar,
Usai shalat Ashar, almarhumah kemudan diantar dan di makamkan di komplek TPU, Pampang II dengan diantar sanak keluarga dan para tetangganya. (tim)




















