Mewakili Yayasan Tajdidul Iman (YTI), dalam Safari Dakwah Dzulhijjah (SDD) hari ke 8 di masjid Al Muhajirin perumahan dosen Unhas, Antang kota Makassar, Senin, (25/5/2026) ustadz Dr. dr. H. Noer Bahry Noor, M.Sc yang juga salah satu ulama di Sulawesi Selatan, memberi ole ole (bingkisan hadiah atau nasehat-red) Kepada para jamaah.
Sebelumnya ia mengucapkan terima kasihnya kepada pengurus masjis Al Muhajirin yang telah memberi fasilitas buka puasa, hingga makan malam pada seratusan lebih jamaah Tajdidul Iman yang dibina dan didirikan oleh KH. Sudirman. S.Ag.
“Olehnya itu, saya atas nama, salah satu pembina dan penasehat Yayasan Tajdidul Iman, mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus masjid AL Muhajirin yang telah bersusah payah melayani kami dengan tulus dan ikhlas…..,Maka melalui kesempatan ini saya memberi ole ole special yang bersumber dari Al-quran, Hadist dan 10 pesan orang orang tua kita terdahulu untuk membalas segala kebaikan yang diberikan” ujar ustad Noer Bahry dihadapan ratusan jamaah di masjid tersebut.
Ole ole pertama dari ustad yang juga muballigh andalan IMMIM tersebut adalah Keistimewaan sedekah Dalam Al-Qur’an, yang ia kupas dari Al-Quran. “Sedekah memiliki keistimewaan luar biasa sebagai amalan yang menyucikan jiwa dan melipatgandakan harta.” Katanya.
Secara spesifik, Allah SWT menjanjikan 5 keutamaan utama bagi orang yang bersedekah yakni Pahala Dilipatgandakan serta balasan berlipat hingga 700 kali lipat atau lebih, diibaratkan seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, di mana setiap tangkai berisi seratus biji (QS. Al-Baqarah: 261)
“Kemudian sedekah juga dapat menghapus dosa, Menolak Bala dan Musibah, mempercepat pengabulan doa, Meringankan sakratul maut, Melapangkan alam dikubur juga membersihkan harta dan kunci masuk syurga” kata ustad Noer.
Sementara ole ole kedua, yang dibeberkan ustad Noer adalah rahasia kesehatan dari rasulullah SAW yang bersumber dari hadis, “Rasulullah SAW itu jarang sakit, ini rahasianya, beliau selalu bangun sebelum subuh, Tidak pernah marah, Tidak makan secara berlebihan, Selalu menjaga kebersihan dan Tidak Ada rasa iri dan dengki dalam dirinya.” Ungkap ustad Noer
“Selain itu Rasulullah SAW ternyata gemar berjalan kaki, selalu berfikir positif dan optimis serta mudah memafkan. Jadi kalau bapak ibu mau hidup sehat ini adalah rahasianya.” Katanya.
Terakhir sambung ustad Noer adalah ole ole 10 predikat buruk yang harus kita hindari dan bersumber dari nasehat para orang orang tua kita terdahulu.
Pesan pertama tersebut adalah, To Soogi na masekke (Orang Kaya tapi Pelit). Kedua, To Kasiasi na matempo (Miskin tetapi sombong). Dan Ketiga Tompanrita na mangoa
Ulama (orang pintar-red) namun rakus (serakah-red)
Pesan yang ke empat sambung ustad Noer To Matoa Na Malampe Nawa nawa Sudah Tua tapi masih tinggi angan angannya. Kemudian ada juga (pesan ke lima) To Malebbi Na Majaa ampe yakni Orang yang pendiam tapi berakhlak buruk.
Lalu pesan ke enam To Makkunrai na makurang Siri merujuk pada perempuan yang kurang rasa malunya. Yang ke tujuh adalah Pakka-amala-e namannennunngang ri amalana bermakna orang yang selalu mengungkit – ungkit kebaikannya.
Adapula pesan ke 8 bagi anak muda namun pemalas dengan sebutan To Malolo na Makuttu “Yang ke Sembilan To Mapparenta na Maceko ceko menggambarkan sosok pejabat yang tidak adil
Dan yang terakhir atau yang ke 10 adalah To Pigau Pakkasiwiang nasaba elomi riaseng Orang yang berbuat kebaikan karena selalu ingin dipuji. Semoga pesan ini dapat bermanfaat dan menjadi ole ole bagi kita semua” Kuncinya. (*)




















