Pelepasan atau Penamatan Santri Muhammadiyah Boarding School (MBS) Awwalul Islam Parangloe, Selasa (22/4/2025), sangat berbeda dengan sekolah lain, pasalnya di sekolah ini, para Santri yang akan menyelesaikan pendidikannya diajari menyelenggarakan jenazah.
Bertempat di aula ruang guru MBS Makassar, Direktur MBS KH. Sudirman yang didampingi Wakil Direktur MBS, Dr. Abd Ilyas, S.Ag, MH, Kepala SMA MBS, Asman, S.Pd, M.Pd dan Kepala SMP MBS Lisna, S.Ag, S.Pdi, M.Pd, membawakan materi dan praktek menyelenggarakan jenazah hingga dikebumikan.
Tidak kurang seratusan peserta yang terdiri dari para Santri, utamanya yang akan menyelesaikan pendidikannya di sekolah tersebut, para guru dan staf, serta orang tua santri mengikuti dengan seksama pelatihan itu.
“Ini baru pertama terjadi di Indonesia, ada pelepasan santri yang diajari bagaimana menyelenggarakan jenazah sesuai sunnah dengan baik dan benar, dan ini hanya terjadi di MBS Makassar,” ujar Direktur MBS, KH Sudirman, S.Ag.
Sementara itu, Wakil Direktur MBS, Dr. Abd Ilyas, S.Ag, MH, berharap para peserta didik yang mendapat bekal pelatihan menyelenggarakan jenazah, dapat mempraktekkannya kelak di tengah tengah masyarakat jika di butuhkan.
“Kita berharap semua santri kelas 9 dan kelas 12 yang telah menyelesaikan pendidikannya di MBS, dapat mempraktekkan pengurusan jenazah dilingkungan tempatnya berada jika dibutuhkan. Makanya pelajari ilmu ini dengan baik dan benar” ujar Dr. Abd Ilyas, S.Ag, MH.
Hal yang sama diungkapkan Kepala SMP MBS Lisna, S.Ag, S.Pdi, M.Pd, dirinya pun berharap segala ilmu yang diberikan pada pelatihan tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi para santri.
“Maka kepada anak anakku, kita patut bersyukur dan berterima kasih, karena hari ini kita mendapatkan ilmu yang sangat berguna dan bermanfaat yang tidak didapatkan pada sekolah lain, yakni pelatihan pengurusan jenazah” ujar Lisna.
Dalam pelatihan pengurusan jenazah tersebut, peserta diajari cara memandikan jenazah. Kemudian Mengkafani, Lalu menyalati hingga cara menguburkan jenazah dengan baik dan benar sesuai sunnah. (tim)






















