اسْتَوُوا وَلَا تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ
Luruskanlah, dan jangan berselisih sehingga hati kalian bisa berselisih. (HR. Muslim dari Abu Mas’ud)
أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ ثَلَاثًا وَاللَّهِ لَتُقِيمُنَّ صُفُوفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ
Luruskanlah shaf shaf kalian! -beliau mengucapkannya tiga kali- Demi Allah, hendaklah kalian benar-benar meluruskan shaf shaf kalian, atau Allah benar–benar akan membuat hati kalian saling berselisih. (HR. Abu Dawud dan selainnya)
Dalam riwayat lain
أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ وُجُوهِكُمْ
Atau Allah akan memalingkan wajah-wajah kalian. (HR. Bukhari)
Faidah-faidah Hadits
- Kalimat pertama dalam hadits di atas “LURUSKANLAH SHAF!” dalam bentuk amr (perintah), sedangkan bentuk perintah menunjukkan wajib kecuali adalah qarinah (petunjuk) yang memalingkannya.
- Kalimat kedua pada hadits yang pertama “JANGANLAH KAMU MEMBENGKOKKAN SHAF!” adalah bentuk larangan yang menunjukkan haram kecuali jika ada qarinah yang memalingkannya.
- Adanya perintah dan larangan secara bersamaan dalam hadits di atas menunjukkan kuatnya maksud meluruskan dan merapatkan shaf.
- Kata فَتَخْتَلِفَ Fa ini adalah fa SABABIYAH yang maknanya bahwa bengkoknya shaf dalam shalat sebagai penyebab timbulnya perselisihan dan perseteruan.
- Terjadinya perpecahan, perselisihan, perseteruan, saling menjauhi, tidak ada rasa peduli diantara kaum muslimin salah satu sebab pemicunya adalah kurang tertibnya mengatur shaf.
- Hilangnya dan lemahnya kekuatan kaum muslimin melawan musuh-musuhnya karena menghilangkan salah satu aspek kekuatan yaitu sering membiarkan shaf-shaf berantakan (secara fisik) yang menyebabkan pula shaf-shaf urusan kaum muslimin juga berantakan seperti shaf ekonomi, shaf politik, shaf pendidikan, belum ada jamaah yang rapi di dalamnya.
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















