لَتُسَوُّنَّ صُفُوفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ وُجُوهِكُمْ
Luruskanlah shaf kalian, atau Allah akan memalingkan wajah-wajah kalian. (HR. Bukhari dari Nu’man bin Basyir)
Faidah-faidah hadits di atas
- Terjadinya permusuhan diantara kaum muslimin dan mereka bermusuhan satu sama lain salah satu penyebabnya karena seringnya simbol perbedaan (perselisihan) secara zhahir dinampakkan.
- Perbedaan secara zhahir (berupa berselisihnya kaki dengan kaki, pundak dengan pundak) akan menyebabkan timbulnya perbedaan secara bathin (wajah-wajah). (Syarah Muslim, Imam An-Nawawi)
- Jika salah seorang dari kaum muslimin menempelkan bahunya dan kakinya pada saudaranya kaum muslimin maka saudaranya akan berpaling dan menjauhinya tersebut dan nampak kebencian di wajahnya karena dianggap telah mempersempit ruang geraknya begitu pula sebaliknya orang yang menjaga perintah-perintah Nabi untuk mendapatkan pahala dan menegakkan sunnah ini dengan cara meluruskan dan merapatkan akan benci dan menjauhi orang yang tidak mengindahkannya.
- Bengkok dan tidak tertibnya shaf merupakan urusan zhahir yang sering nampak yang akan mengundang perbedaan dan perselisihan paham, sikap yang Nabi sebutkan dengan wajah-wajah.
- Mahabbah (rasa cinta) termasuk rasa peduli, kebersamaan akan membangun sebuah kekuatan maka perbanyaklah mencari persamaan yang bisa membangun mahabbah, hindari perselisihan yang menyebabkan kelemahan.
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















