H-min 15 atau dua pekan menjelang pelaksanaan Rihlah Akbar ke 9 tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Tappawita Ara Highland Tompobulu kabupaten Maros, 2 hingga 3 Mei mendatang, panitia terus melakukan berbagai persiapan untuk mendukung suksesnya kegiatan ini.
Tak terkecuali rapat evaluasi dan persiapan yang dipimpin langsung Pembina sekaligus pendiri Tajdidul Iman, KH Sudirman S.Ag, di markas 2 jalan Adipura Makassar, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan ini ikut dihadiri Ketua Yayasan Tajdidul Iman, ustad Ahmad Baduddin, wakil ketua yayasan ustad Awaluddin, ketua panitia Ikhwan Muin, sekpan, Muh Iqbal serta hampir semua koordinator panitia.
Dalam rapat tersebut, panitia seksi pendaftaran menyampaikan laporan keadaan jumlah peserta sementara yang sudah mencapai 489 orang, terdiri dari pria sebanyak 171 orang dan perempuan sebanyak 318 orang.
“Kami masih terus menerima pendaftaran hingga target 700 orang peserta tercapai. Namun jika kuotanya sudah terpenuhi maka kami akan tutupi.” Tegas Muhammad Agus sebagai koordinator pendaftaran.
Dirinya juga memberi tenggang waktu pelunasan kontribusi peserta, Insya Allah hingga anggal 28 April 2026. “Jadi tolong kerja samanya untuk bersama sama mensukseskan kegiatan ini” pintanya.
Berturut- turut koordinator dan seksi menyampaikan laporannya, seperti koordinator keamanan, konsumsi, acara, dana dan sponsor, publikasi hingga akomodasi yang mengusulkan kepada peserta agar menggunakan tenda mini yang bisa disewa, jika ingin menikmati indahnya alam Tappawita,
“Alhamdulillah semua rumah kurcaci, dan rumah panggung sudah kami booking, untuk digunakan peserta. Kami juga sudah mengantisipasi lonjakan peserta dengan bantuan tenda dari Pemkab Maros. Makanya kami anjurkan bagi peserta lainnya agar membawa sendiri tenda sendiri” terang ustad Awaluddin.
Disisi lain, dalam arahannya Kiai Sudirman meminta semua panitia meluruskan niatnya dalam bekerja. Bahwa kegiatan ini, semata mata bertujuan dakwah Ilallah. “Kita ini mengadakan RIhlah Akbar untuk mentaddaburi kebesaran Allah. Inilah kegiatan besar yang dilakukan Tajdidul Iman. Maka tolong luruskan niat kita untuk bekerja semata mata karena Allah SWT,” terang Kiai Sudirman.
Sebelumnya, kiai juga berdoa kepada Allah SWT, agar seluruh panitia diberi kemudahan dalam menjalankan tugasnya, serta dijauhi dari sifat munafik yang akan merusak dirinya sendiri.
“Semoga langkah dan upaya kita dalam mensukseskan kegiatan ini, bernilai ibadah disisi Allah SWT. Jadi mariki jaga kekompakan, meluruskan niat dan terus bersemangat dalam perjuangan dakwah ini, Insya Allah” kunci Kiai Sudirman. (*)




















