Sejumlah warga yang membaca pemberitaan di berbagai media online dan cetak tentang rencana hajatan Yayasan Tajdidul Iman (YTI) menggelar Tabligh Akbar menjelang Ramadhan 1446 H atau tahun 2025 M, berharap agar kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pasar murah.
“Kegiatan inikan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, nah kami ini warga memang membutuhkan dua hal, yakni pengetahuan tentang tuntunan Ramadhan dan tentu saja kami juga butuh sembako yang bisa di jual murah,” ujar Fitriani (36 tahun) warga Datumuseng Makassar yang ikut membaca postingan Tajdidul Iman melalui salah satu media online Makassar Sabtu, (18/1/2025 sore)
Hal yang sama disampaikan Firmansyah (44 tahun) seorang dosen ASN tinggal di jalan Mappaoddang Makassar, menurutnya dengan adanya pasar murah tersebut, setidaknya YTI telah membantu warga yang kurang mampu menjelang Ramadhan untuk memperoleh sembako murah.
“Kami berharap kegiatan Tabligh Akbar ini dapat dirangkaikan dengan kegiatan pasar murah, apalagi rencana tempatnya di masjid Baiturrahman Panaikang yang memiliki lahan sangat luas.” Harap Firman yang disampaikan pada Sabtu (18/1/2025) sore.
Hudyana (47 tahun) warga Racing Centre juga menyambut hangat rencana Tabligh Akbar ini, perempuan single Parent, pekerja serabutan itu, juga menyarankan hal yang sama agar YTI menggelar pasar murah.
“Kami yakin, YTI memiliki jaringan di Bulog, Makassar Te’ne untuk gula, dan PT. Minyak Kita di Gowa, dan lain sebagainya, kita emak emak ini hanya butuh, Gula, Beras dan Minyak goring, terigu, telur, susu dll” ungkap Yana panggilan akrabnya.
“Semoga usulan ini dapat diterima” tandas ibu seorang anak tersebut.
Seperti diketahui pada Pebruari mendatang, YTI yang dibina langsung KH Sudirman, akan menggelar Tabligh Akbar di masjid Baiturrahman Panaikang Makassar. Kegiatan ini diisi dengan ceramah yang dibawakan langsung KH Sudirman S.Ag.
Dari keterangan ketua panitia, Muhammad Agus, kegiatan ini juga berhadiah Umroh dan dirangkaikan dengan pemasangan stand bagi produk UMKM yang ingin mempromosikan dan menjual usahanya.
“Untuk sementara kami menyusun rencana kegiatan dan menampung usulan warga terkait adanya pasar murah tersebut. Kami akan rapatkan dulu, kalo pihak YTI setuju baru bisa kami laksanakan keinginan warga tersebut” kunci Muhammad Agus (tim)






















