Sejumlah santri di Pondok Pesantren Tappawita Arra Highland Maros sebagai pesantren modern bertaraf internasional yang hadir di Desa Arra, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel menyambut baik rencana kegiatan Rihlah Akbar ke 9 yang akan dilaksanakan di tempat tersebut awal bulan Mei mendatang.
“Kami pasti menyambut baik adanya teman teman santri Tajdidul Iman yang akan berkunjung kesini (Tappawita-red). Pastinya kita bisa bertukar ilmu dan pengalaman,” ujar salah satu santri yang mengaku telah menghafal 9 Juz dan di ponpes tersebut.
Seperti diketahui pada tahun 2022 lalu, ustad Samsuddin MT, M. Mar.E, yang saat itu menjabat sebagai kepala kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kotabaru-Batulicin, mengagas berdirinya Ponpes ini.
Dari penelusuran wartawan media ini terungkap, jika pesantran ini dibangun dengan menggunakan metode pendidikan modern Islami dilengkapi kemampuan bahasa asing dan berbagai disiplin ilmu lainnya.
“Insya Allah pertengahan April beliau (Syamsuddin) akan melangsungkan pernikahan anaknya di tempat ini (Tappawita Arra Highland) dengan mendatangkan tamu undangan dari berbagai tempat seperti Kalimantan dan Jakarta” ungkap salah satu karyawan di tempat itu yang enggan ditulis namanya.
Makanya sambung karyawan tadi, berbagai ruangan dibenahi mulai kantin, restaurant, kolam renang modern dan berbagai fasilitas lainnya dan harus selesai sebelum pernikahan anak owner Tappawita tersebut berlangsung.
“Sehingga kami yakin peserta Rihlah Akbar ke 9 ini pasti (juga) akan menikmati sarana dan prasarana yang telah dibenahi tersebut.” Ungkapnya.
Dari penelusuran tim media YTI, terdapat 9 keunggulan Tappawita Arra Highland. Diantaranya Masjid Nurul Iman, Aula, Taman Bermain, Rumah Kurcaci, Rumah Adat Menado, Rumah Adat Bugis Makassar, Restaurant, Flying Fox, dan Motor ATV (motor di segala medan) yang bisa digunakan peserta. (*)






















