Rektor Universitas Muhammadiyah 2020 – 2024 Pare Pare, (Umpar) Dr. HM Nasir, M.Pd, menyambut kedatangan tim Sapati atau Satuan Pengamanan Tajdidul Iman yang melaksanakan kegiatan Touring dakwah Silaturrahim – Tajdidul Iman (TOS-TI) pada 15 kota dan kabupaten se Sulawesi Selatan saat melintas di kota Pare Pare, Ahad 23/6/2024.
Tim TOS TI Sapati tersebut mendapat kehormatan tersendiri, karena mereka diundang langsung oleh Dr. HM. Nasir, M.Pd untuk menikmati hidangan di salah satu rumah makan di kota Pare Pare.
Di tempat itu (rumah makan-red) , HM Nasir banyak menceritakan pengalamannya selama menjalankan dakwah di perserikatan Muhammadiyah bersama Kiai Sudirman. Ia juga mengaku kagum dengan kegiatan TOS-TI yang di inisiasi TI dalam menyebarkan dakwah Ilallah kepada ummat.
Seperti diketahui Dr. HM. Nasir, M.Pd lahir di Parepare, 1 Januari 1959 merupakan aktifis Muhammadiyah dan Alumni STKIP Muhammadiyah Parepare 1989. Ia meraih Magister Pendidikan PPs-UNM 2005 dan telah merampungkan S3 Pendidikan Islam di PPs-Umpar. Selain sebagai rektor, HM Nasir juga adalah pendakwah Muhammadiyah dan merupakan teman baik Kiai Sudirman, S.Ag di perserikatan Muhammadiyah.
Usai mengikuti undangan tersebut, tim TOS – TI yang dipimpin langsung ustad Awaluddin kembali melanjutkan perjalanannya menuju kabupaten Barru, Pangkep, Maros dan berakhir di kota Makassar yang langsung bergabung di salah satu masjid di jalan Paccerakkang Daya Makassar tempat dilaksanakannya pengajian oleh Kiai Sudirman. SAg
“Secara Khusus saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak rector Prof HM. Nasir yang telah menjamu rombongan kami. Begitupula dengan ananda M.Syarif yang telah membantu rombongan dalam TOS TI perdana ini sebagai penunjuk jalan melintasi 15 kabupaten kota se Sulsel” ujar ketua rombongan ustad Awaluddin.
Kegiatan ini melintasi 15 kabupaten dan kota se Sulawesi Selatan yang dimulai dari Kota Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, Sidrap, Kota Pare Pare, Barru, Pangkep, Maros dan berakhir di Kota Makassar.
Kegiatan yang dilaksanakan Jumat hingga Ahad 21-23 Juni 2024 atau 14-16 Dzulhijjah 1445 H itu, diikuti 17 orang Tim Sapati yang mengendarai roda dua dan di kawal 1 unit ambulans PJTI dan 1 unit mobil box. Meski Nampak kelelahan di wajah mereka, tapi setidaknya ada pesan dakwah yang sudah mereka sampaikan kepada ummat, dan sebenarnya itu juga tugas kita. Tim






















