Founder sekaligus pembina Yayasan Tajdidul Iman, (YTI) KH Sudirman, S.Ag, hadir di jalan Sukamaju Makassar, Selasa (26/11/2024) malam, ba’da Shalat Isya untuk membawakan tauziah atas berpulangnya almarhum Ir. Syarifuddin Rauf, MT, (66 Tahun) yang telah dmakamkan di Tempat Pemakaman Umum Patene Unhas Senin (25/11/2024) malam.
Almarhum merupakan kakak Ipar H. Ibrahim Kurmaku, salah seorang tokoh masyarakat yang pada tahun 2024 ini, telah mewakafkan rumah miliknya untuk dijadikan pondok Ar-Rahim Tajdidul Iman dan saat ini pondok tersebut telah digunakan dengan baik.
Kehadiran ulama kharismatik KH Sudirman ini, menyampaikan tausiah kepada para tamu dan undangan. Bahwa kematian itu nasehat bagi orang yang masih hidup. “Karena kematian itu adalah pintu yang akan dilewati dan dilalui oleh setiap orang tanpa kecuali. Yang terpenting adalah bagaimana agar kita bisa mati dalam keadaan husnul khotimah, mati dalam keadaan membawa iman.” Kata Kiai Sudirman.
Kiai Sudirman juga mendoakan almarhum yang dikenal sebagai orang baik di lingkungannya agar Allah SWT menghapus segala dosanya dan husnul khotimah. “Semoga Allah ampuni dosa-dosa almarhum dan menerima segala amal ibadahnya, serta memberi kekuatan bagi keluarga yang di tinggalkan.” Kunci Kiai Sudirman
Dari pantauan wartawan media ini, pada Taksiah tersebut nampak hadir beberapa pengurus teras YTI serta sejumlah keluarga besar almarhum, para tetangga dan tokoh masyarakat disekitar kediaman almarhum.
Dari informasi yang diterima redaksi, almarhum ini adalah suami dari ibu dokter Supiaty Ronda, beliau adalah kakak tertua bapak Haji Ibrahim yang telah mewakafkan rumahnya untuk YTI.
Uniknya pengurusan jenazah almarhum tersebut diurus PJTI dan dilaksanakan sesudah shalat Maghrib, sebab almarhum dimakamkan ba’da shalat Isya atau sekitar pukul 20.00 Malam pada hari itu juga Senin (25/11/2024) di TPU Patene Unhas. (tim)






















