Saat membawakan sepatah kata, dalam acara Takziah di kediaman almarhum H Ibrahim bin H. Ronda, di kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar, Rabu (11/6/2025) malam atau ba’da shalat Isya, ketua yayasan Tajdidul Iman (YTI), ustad Ahmad Baduddin, S.Pd.I mengungkapkan semangat almarhum dalam kerja agama luar biasa.
“Saya melihat ada banyak kebaikan dalam diri beliau dalam mewakafkan jiwa, harta dan waktunya untuk agama. Rumah beliau yang di jalan Gunung Bulusaraung dengan taksiran harga milyaran rupiah. dia wakafkan untuk agama dan sekarang telah menjadi rumah tahfidz Ar-Rahman Tajdidul Iman,” ungkap ustad Ahmad Baduddin.
Pernah suatu ketika, sambung ustad Ahmad kendaraan alamrhum terpakai semua, padahal saat itu, almarhum mendapat tugas untuk mengurus salah satu jenazah yang jaraknya sangat jauh.
“Yang saya kagum pada sosok beliau, karena dengan semangatnya untuk mengabdi, terpaksa beliau naik kendaraan umum untuk melaksanakan tugas mulia mengurus jenazah tersebut. Ini luar biasa” sebut ustad Ahmad dengan menunjukkan mimik sangat kehilangan.
Hal yang sama diungkapkan pendiri sekaligus pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman, Saat membawakan tauziahnya wakil ketua PDM Makassar itu menilai, H. Ibrahim adalah orang baik yang sangat cerdas.
“Beliau sangat cerdas, sebab setiap ada rezekinya, almarhum selalu mengirim duluan ke akhirat Kini setelah beliau meninggal, pasti menuai apa yang telah beliau kirim sebelumnya,” terang kiai Sudirman
Dimata Kiai Sudirman, almarhum telah mempraktekan infaq dan bersedekah yang bukan lagi teori tapi fakta.
“Ada banyak harta beliau yang telah ia berikan untuk agama, dan ini yang membuat kami iri. Beliau adalah orang cerdas dimana setiap harta yang ia dapatkan, selalu saja `dikirim duluan ke akhirat, dan kami yakin saat ini almarhum telah menikmatinya” jelas Kiai Sudirman.
Selain itu, Kiai Sudirman juga berpesan kepada ketiga anak almarhum untuk melanjutkan cita cita dan perjuangan almarhum dalam mengemban misi amal dakwah.
“Saya berpesan kepada 3 anandaku semua, ayo lanjutkan perjuangan abi ta – jadilah penghafal al-quran dan kepada istri almarhum, mohon di ikhlaskan kepergian almarhum” kunci Kiai Sudirman.
Seperti di ketahui almarhum H Ibo, panggilan akrabnya adalah seorang pengusaha Kurma dengan produk Kurmaku, beliau meninggal Senin (9/6/2025) malam dan telah dikebumikan di Taman Pemakaman Riyadhul Jannah Tajdidul Iman yang terletak di Dusun Bangkala, Desa Je’nemandingin Kecamatan Pattalassang Kab. Gowa Selasa (10/6/2026).
Almarhum merupakan anak ke 2 dari 5 bersaudara, memiliki seorang istri dan 3 orang anak. Dimata rekan rekannya sesama pengurus jenazah, beliau dikenal supel dan mudah bergaul. Tidak ada teman lama atau baru, semuanya diajak bergaul dengan baik.
“Atas nama keluarga Besar Tajdidul Iman & Peduli Umat, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara kami, H. Ibrahim bin H. Ronda. Semoga segala amal kebaikan beliau diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan ditempatkan di surga-Nya yang paling mulia.” kunci ketua Peduli Ummat, ustad Awaluddin di sela sela prosesi pemakaman tersebut. (tim)






















