Kepedulian pemimpin terhadap anggota tim pada suatu institusi harus terus dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan nuansa kekeluargaan dan keakraban dalam sebuah wadah organisasi.
Sebagai upaya mewujudkan hal tersebut, Jumat, (13/6/2025) Ketua Yayasan Tajdidul Iman, Ustad Ahmad Baduddin yang di damping wakil ketua Ustad Awaluddin beserta pengurus dan anggotanya, menjenguk salah satu ketua tim Korlap Pengurus Jenazah Tajdidul Iman (PJTI), Herman yang sedang terbaring sakit di RS Dadi Makassar.
Ketua YTI, Ahmad Baduddin menyampaikan bahwa kunjungan yang dilakukan sebagi bentuk empati dan rasa kekeluargaan sebagai sesama relawan pengurus jenazah.
“Hari ini kami menjenguk keluarga kita yang sedang berbaring sakit. Ini merupakan bentuk empati dan jalinan rasa kekeluargaan bagi sesama PJTI,” terang Ahmad Baduddin yang langsung memimpin doa bagi kesembuhan pasien Herman.
“Hari Jumat ini adalah hari keberkahan, dimana doa antara Azhar dan Maghrib, pasti diijabah Allah SWT. Maka mari kita doakan beliau semoga penyakit yang diderita diberikan kesembuhan dan pak Herman diberikan keikhlasan dan kesabaran dalam menerima ujian ini,” tambahnya.
Bukan hanya tim PJTI Ikhwan saja yang datang menjenguk Herman, tetapi ada juga beberapa tim PJTI Akhwat. Mereka saling mendoakan satu sama lain dan berharap pasien Herman dapat beraktifitas kembali mengurus jenazah.
Seperti diketahui, PJTI saat ini memiliki lebih 100 orang tenaga sukarela atau relawan yang aktif mengurus Jenazah dan nyaris dilakukan setiap hari. PJTI yang dibina dan didirikan oleh salah satu ulama di Makassar, KH Sudirman itu, hingga saat ini telah mengurus jenazah mencapai hampor mencapai 2000. Orang di Makassar, Maros, Gowa, Pangkep dan Takalar.
(tim)






















