Pengurus Yayasan Tajdidul Iman (YTI) yang dipimpin langsung pendiri sekaligus pembinanya, KH Sudirman S.Ag, mendapat undangan resmi audencie dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Dr Andi Zulkifli Nanda, (Kamis, 19/6) pagi, di ruangan utama Sekda lantai 3 Kantor Balaikota Makassar.
Audiensi ini juga dihadiri wakil ketua YTI, ustad Awaluddin, Sekretaris Umum YTI, Ust Ikhwan Muin dan Seksi Dana dan Sponsor, Assalim. Sementara Sekda Makassar didampingi Kabag Kesra Pemkot Makassar, H. Muhammad Syarif S.STP., M.Si, bersama dua stafnya.
Dalam pertemuan tersebut Sekda yang belum lama itu dilantik, mengutarakan permintaan maaf walikota Munafri Arifuddin yang karena kesibukannya dan saat ini sedang berada di Jakarta hingga meminta Sekda Andi Zulkifli Nanda mewakili dirinya menemui rombongan Kiai Sudirman.
“Saya diminta bapak Walikota Makassar untuk menemui pak Kiai dan teman teman di Tajdidul Iman. Karena kesibukan beliau (pak Wali-red), maka terpaksa saya yang mewakilinya, sekali lagi beliau menitip salam dan mohon maaf.” Ungkap suami dari Anggota DPRD Sulsel, Fatma Wahyudin.
Dihadapan Sekda, Kiai Sudirman memberi informasi terkait persiapan pelaksanaan Musyawarah kerja (Musyker) Pengurus jenazah Tajdidul Iman (PJTI) yang bakal digelar 29 Juni mendatang. Kiai meminta 3 hal kepada Pemkot Makassar, seperti gedung Baruga Anging Mamiri, bantuan Konsumsi dan kesediaan Walikota membuka Musyker ke V ini.
“Alhamdulillah, ada sekitar 250 orang pengurus jenazah yang akan menggelar Musyker ke V tahun ini. Makanya kehadiran kami menemui pak Sekda untuk meminta petunjuk, terkait kegiatan tersebut, utamanya masalah gedung baruga Anging Mamiri, konsumsi dan kesediaan pak Wali langsung yang membuka Musyker ke V tersebut ” ujar Kiai yang juga Muballig di sejumlah radio swasta dan RRI itu.
Mendengar pemaparan dari YTI, Sekdapun berjanji akan meneruskan permintaan tersebut kepada Walikota Makassar, “Insya Allah kami akan mengabari secepatnya paling lambat Senin pekan depan. Sebab saat ini pak Wali sementara berada di Jakarta,” ungkap Sekda Andi Zulkifli.
Disisi lain dengan adanya audiensi kali ini, Andi Zulkifli berharap mampu meningkatkan kerja sama dan sinergi antar instansi terutama pihak Kesra kota Makassar dengan Tajdidul Iman.
“Kami bersyukur dengan adanya Tajdidul Iman yang ikut serta membantu program pemerintah dalam pelayanan kepada masyarakat, dengan mengurus jenazah tanpa menentukan tariff. Tentu saja pemerintah Kota akan terus memberi support kepada kegiatan kegiatan Tajdidul Iman kedepannya” tandas Andi Zulkifli (as)






















