Pengurusan Jenazah Tajdidul Iman, atau PJTI, selama bulan Januari 2025, telah melakukan pengurusan jenazah sebanyak 61 orang jenazah. Tim binaan KH Sudirman itu mengurus jenazah Ikhwan (pria) 41 orang. Dan Jenazah Akhwat (wanita) 20 jenazah hingga totalnya 61 orang.
Hal ini disampaikan wakil ketua Yayasan Tajdidul Iman, ustad Awaluddin, Jumat (31/1/2025) malam. Jenazah yang diurus PJTI tersebut kata ustad Awal sebahagian besar berdomisli di kota Makassar, dan sebahagian lainnya berada di kabupaten Gowa dan kabupaten Maros.
“Pada bulan Januari tahun 2025 ini, tercatat ada 61 orang jenazah yang kami urus. Mereka terdiri dari 41 orang jenazah Ikhwan atau pria, dan 20 orang jenazah Akhwat atau wanita, yang berdomisili sebahagian besar di Makassar, Gowa dan Maros” Tandas Awaluddin.
Selain pengurusan jenazah, tim PJTI juga menyiapkan ambulance, kain kafan atau perlengkapan jenazah lainnya bagi keluarga almarhum.
“Pada pengurusan jenazah bulan Januari ini, tingkatan usia jenazah ikhwan rata rata, berusia diatas 30 tahun sedang jenazah Ahwat berkisar 50 tahun hingga 70 tahun lebih. Mereka yang kami urus mulai meninggal secara wajar, hingga jenazah yang meninggal akibat korban kebakaran.” Sambung ustad Awal.
Sementara status sosial para almarhum dan almarhumah, mulai dari para pejabat hingga jenazah yang tinggal dirumah gubuk seperti yang dialami salah satu tim PJTI saat mengurus jenazah salah seorang muallaf di Makassar yang kondisinya sangat memprihatinkan dengan rumah yang tidak layak huni.
Data terakhir jenazah yang diurus PJTI di akhir bulan atau Jumat (31 Januari 2025) bernama Syufrialdi Syawal (37 tahun) yang beralamat di jalan Sukamana dan telah dimakamkan pada hari itu juga di jalan pampang 1 kota Makassar
Sementara dari tim Akhwat (perempuan) pada Sabtu (25/1/2025) mengurus jenazah almarhum Hj. Aminah Binti H. Padu yang berusia 52 tahun. Jenazah yang beralamat di jalan Muhammad Jufri tersebut telah dimakamkan di pekuburan baqi Gombara. (tim)






















