Umurnya tidak muda lagi, tapi semangat dan hobinya mengendarai roda dua sangat besar. Dialah H. Thamrin Tula (68 tahun) warga BTN Hamzy kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang mendeklarasikan diri sebagai BESTI (Bikers Sholeh Tajdidul Iman) “Senior”.
Di kalangan kelompok pengajian Tajdidul Iman (TI), H. Thamrin yang juga sebagai donatur tetap TI itu, sudah tidak asking lagi. Dia selalu hadir pada setiap kajian yang dibawakan pendiri sekaligus pembina TI, KH. Sudirman, S.Ag, khususnya pada program buka puasa sunnah di setiap Senin dan Kamis. Bahkan pada kajian Magrib-Isya lainnya.
“Saya sudah tua, saya merasa amalanku terasa belum cukup, sebagai bekal di akhirat kelak. Makanya saya ingin terus beramal semampu diri untuk menghadiri kajian ilmu, utamanya yang dibawakan pak Kiai Sudirman,” terang H Thamrin, Jumat (12/12/2025).
Ia menganggap balasan pahala yang dijanjikan Allah SWT, sangat besar dan nyata, “Maka dari itu saya memilih menjadi bagian dari jamaah Pak kyai Sudirman. Saya melihat ada banyak potensi amal yang bisa dikerjakan, khususnya amalan jariyah seperti pembangunan mesjid, pelayanan sosial, pengajian rutin yang terjadwal setiap hari dan lain sebagainya” ungkap kakek bercucu 7 ini.
Dari pantauan wartawan media ini, H Thamrin yang lahir di kabupaten Soppeng 1 Januari tahun 1957, sedang melakukan solo touring ke Soppeng Jumat (12/12/2025). Saat ditanya agendanya ke Soppeng, H Thamrin mengungkapkan jika ia ingin bersilaturahiim dengan keluarga besarnya, sekaligus membesuk salah satu kerabatnya yang sementara sakit.
“Selain ke Soppeng saya juga biasa Touring mengendarai roda dua sampai ke kabupaten Bantaeng, tentu dengan seizin istri, itupun syaratnya si Istri harus diikutkan alias di bonceng” sergah H Thamrin dengan disertai tawa.
Hobby touring mengendarai roda dua memang luar biasa, saking senangnya H Thamrin melakukan Touring, terkadang mobil di rumahnya lama tersimpan, karena ia lebih memilih naik roda dua untuk aktifitasnya di luar rumah sehari hari daripada mengendarai mobilnya.
H Thamrin, memang adalah jamaah dan orang tua kita yang rajin mengikuti kegiatan yang di selenggarakan TI. Dia juga selalu berdonasi setiap ada kegiatan yang dilaksanakan TI.
Kegemarannya naik motor bahkan sudah dua kali teruji dengan mengikuti BESTI Touring. H Thamrin malah pernah sampai di Lappa Launa, daerah yang di kenal memiliki ketinggian dan cukup sulit terjangkau oleh kendaraan roda dua apalagi mereka yang seumuran H Thamrin. Makanya ia kami daulat sebagai BESTI Tertua.
(Awal)






















