Advertisement
  • HOME
  • PROFIL
  • BERITA
    Ustad Noer Bahry Beri Ole Ole Spesial Jamaah Safari Dzulhijjah di Masjid Al Muhajirin

    Ustad Noer Bahry Beri Ole Ole Spesial Jamaah Safari Dzulhijjah di Masjid Al Muhajirin

    Buka Kesempatan Beramal di Bulan Dzulhijjah, Panitia SDD Mampu Meraup Bantuan Rp100 Juta Lebih

    Buka Kesempatan Beramal di Bulan Dzulhijjah, Panitia SDD Mampu Meraup Bantuan Rp100 Juta Lebih

    YTI Beri Ucapan Terima Kasih Kepada Donatur dan Pengurus Masjid Ar-Rahman

    YTI Beri Ucapan Terima Kasih Kepada Donatur dan Pengurus Masjid Ar-Rahman

    Hari ke 7 Safari Dzulhijjah Tajdidul Iman, Peserta Membludak Hingga Pengurus Masjid Kewalahan

    Hari ke 7 Safari Dzulhijjah Tajdidul Iman, Peserta Membludak Hingga Pengurus Masjid Kewalahan

    Hari ke 6 Safari Dakwah Zulhijjah, Kiai Sudirman, Bahas Wanita Hebat Bukan tanpa Ujian, Tapi Tahan Ujian

    Hari ke 6 Safari Dakwah Zulhijjah, Kiai Sudirman, Bahas Wanita Hebat Bukan tanpa Ujian, Tapi Tahan Ujian

    Dibalik Safari Dakwah Dzulhijjah – Tajdidul Iman 1447 H

    Dibalik Safari Dakwah Dzulhijjah – Tajdidul Iman 1447 H

  • PROGRAM
    • All
    • Khidmat Jenazah
    • Tahsin dan Tahfizh
    Ayo Bantu Rumah Tahfidz Quran Tajdidul Iman, Investasi Amal Jariyah

    Ayo Bantu Rumah Tahfidz Quran Tajdidul Iman, Investasi Amal Jariyah

    Tim Gerak Cepat PJTI Dapat Tugas Urus Jenazah Hari Ahad

    Tim Gerak Cepat PJTI Dapat Tugas Urus Jenazah Hari Ahad

    Launcing PASTI Ini Harapan Tajdidul Iman

    Launcing PASTI Ini Harapan Tajdidul Iman

    Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman Latih Mahasiswa UNM Praktik Pengurusan Jenazah

    Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman Latih Mahasiswa UNM Praktik Pengurusan Jenazah

  • ARTIKEL
    • All
    • AQIDAH
    • FIQIH
    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    Pembahasan Fiqih Edisi 292 (Shalat Bagian 257): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 2

    Pembahasan Fiqih Edisi 292 (Shalat Bagian 257): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 2

    Pembahasan Fiqih Edisi 291 (Shalat Bagian 256): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 1

    Pembahasan Fiqih Edisi 291 (Shalat Bagian 256): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 1

  • KH SUDIRMAN
  • INFO KAJIAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • PROFIL
  • BERITA
    Ustad Noer Bahry Beri Ole Ole Spesial Jamaah Safari Dzulhijjah di Masjid Al Muhajirin

    Ustad Noer Bahry Beri Ole Ole Spesial Jamaah Safari Dzulhijjah di Masjid Al Muhajirin

    Buka Kesempatan Beramal di Bulan Dzulhijjah, Panitia SDD Mampu Meraup Bantuan Rp100 Juta Lebih

    Buka Kesempatan Beramal di Bulan Dzulhijjah, Panitia SDD Mampu Meraup Bantuan Rp100 Juta Lebih

    YTI Beri Ucapan Terima Kasih Kepada Donatur dan Pengurus Masjid Ar-Rahman

    YTI Beri Ucapan Terima Kasih Kepada Donatur dan Pengurus Masjid Ar-Rahman

    Hari ke 7 Safari Dzulhijjah Tajdidul Iman, Peserta Membludak Hingga Pengurus Masjid Kewalahan

    Hari ke 7 Safari Dzulhijjah Tajdidul Iman, Peserta Membludak Hingga Pengurus Masjid Kewalahan

    Hari ke 6 Safari Dakwah Zulhijjah, Kiai Sudirman, Bahas Wanita Hebat Bukan tanpa Ujian, Tapi Tahan Ujian

    Hari ke 6 Safari Dakwah Zulhijjah, Kiai Sudirman, Bahas Wanita Hebat Bukan tanpa Ujian, Tapi Tahan Ujian

    Dibalik Safari Dakwah Dzulhijjah – Tajdidul Iman 1447 H

    Dibalik Safari Dakwah Dzulhijjah – Tajdidul Iman 1447 H

  • PROGRAM
    • All
    • Khidmat Jenazah
    • Tahsin dan Tahfizh
    Ayo Bantu Rumah Tahfidz Quran Tajdidul Iman, Investasi Amal Jariyah

    Ayo Bantu Rumah Tahfidz Quran Tajdidul Iman, Investasi Amal Jariyah

    Tim Gerak Cepat PJTI Dapat Tugas Urus Jenazah Hari Ahad

    Tim Gerak Cepat PJTI Dapat Tugas Urus Jenazah Hari Ahad

    Launcing PASTI Ini Harapan Tajdidul Iman

    Launcing PASTI Ini Harapan Tajdidul Iman

    Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman Latih Mahasiswa UNM Praktik Pengurusan Jenazah

    Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman Latih Mahasiswa UNM Praktik Pengurusan Jenazah

  • ARTIKEL
    • All
    • AQIDAH
    • FIQIH
    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    Pembahasan Fiqih Edisi 292 (Shalat Bagian 257): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 2

    Pembahasan Fiqih Edisi 292 (Shalat Bagian 257): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 2

    Pembahasan Fiqih Edisi 291 (Shalat Bagian 256): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 1

    Pembahasan Fiqih Edisi 291 (Shalat Bagian 256): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 1

  • KH SUDIRMAN
  • INFO KAJIAN
No Result
View All Result
Tajdidul Iman
No Result
View All Result
Home ARTIKEL

Pembahasan Fiqih Edisi 91 (Shalat Bagian 56): Menggerak-gerakkan Jari Telunjuk Ketika Tasyahud dalam Pandangan 4 Madzhab

Redaksi Media Tajdidul Iman by Redaksi Media Tajdidul Iman
Juli 25, 2024
0
Pembahasan Fiqih Edisi 91 (Shalat Bagian 56): Menggerak-gerakkan Jari Telunjuk Ketika Tasyahud dalam Pandangan 4 Madzhab
0
SHARES
142
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

1. Madzhab Hanafi
Abu Hanifah dan murid utamanya Muhammad bin Hasan berpendapat, “Memberikan isyarat dengan mengacungkan jari telunjuk ketika mengucapkan ‘LAA ILAAHA’ lalu menurukannya ketika membaca ‘ILLALLAH’ tanpa ada jari yang digenggam sedangkan pendapat lain dari madzhab hanafiah, seperti Abu Yusuf dengan cara jari kelingking dan jari manis dalam posisi tergenggan, jari tengah dan ibu jari membentuk lingkaran dan mengacungkan jari telunjuk di saat mengucapkan DUA KALIMAT SYAHADAT.”

2. Madzhab Maliki
Disunnahkan untuk menggenggam jari kelingking, jari manis, dan jari tengah lalu ibu jari berada di atas ketiga jari tadi dan jari telunjuk yang ada di sebelah ibu jari diacungkan seperti memberi isyarat dan disunnahkan untuk senantiasa menggerak-gerakkannya dengan gerakan yang sedang, ke kiri dan ke kanan dari awal tasyahud hingga selesai.

3. Madzhab Syafi’i
Menggenggam semua jari-jari kecuali telunjuk dan ibu jari, telunjuk diacungkan ketika membaca ”ILLALLAH”, adapun menggerak-gerakkan dalam madzhab Syafi’i terbagi tiga pendapat, yaitu: Makruh hukumnya, Membatalkan shalat, Disunnahkan menggerak-gerakkan

4. Madzhab Hanbali
Menggenggam jari kelingking dan jari manis seperti membentuk angka 53 arab, lalu mengacungkan jari telunjuk ketika mengucapkan dzikir dan tidak digerak-gerakkan (dari Mayoritas madzhab Hanbali).

Permasalahan di atas dapat diperjelas dalam hadits Wail bin Hujr yang menyebutkan sifat duduk tasyahud:

ثُمَّ قَبَضَ اثْنَتَيْنِ مِنْ أَصَابِعِهِ وَحَلَّقَ حَلْقَةً ثُمَّ رَفَعَ إِصْبَعَهُ فَرَأَيْتُهُ يُحَرِّكُهَا يَدْعُو بِهَا

Kemudian ia menggenggam dua jarinya serta membentuk lingkaran, lantas mengangkat jarinya. Aku melihat beliau Shallallahu’alaihi wasallam menggerak-gerakkannya dan berdoa dengannya.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa’i, Ahmad dari Wail bin Hujr. Shahih)

Jadi, berdasarkan hadits di atas secara shahih dari Nabi bahwa beliau menggerak-gerakkan jari-jarinya (telunjuknya) ketika berdoa, adapun membatasi menggerakkan hanya pada kalimat ”ILLALLAH” dan sebagainya tidak dapat menunjukkan dalil yang shahih sementara hadits itu tidak ada pembatasan berarti dilakukan terus menerus hingga salam. Sedangkan sebagian pendapat memberi isyarat tetapi tidak dengan menggerakkan adalah berdasarkan hadits Abdullah bin Zubair

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَعَدَ فِي الصَّلَاةِ جَعَلَ قَدَمَهُ الْيُسْرَى بَيْنَ فَخِذِهِ وَسَاقِهِ وَفَرَشَ قَدَمَهُ الْيُمْنَى وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُسْرَى وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى وَأَشَارَ بِإِصْبَعِهِ

“Jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam duduk dalam shalat, beliau meletakkan telapak kaki kirinya diantara pahanya dan betisnya, serta menghamparkan telapak kaki kanannya, sambil meletakkan tangan kirinya diatas lutut kirinya, dan beliau letakkan tangan kanannya diatas paha kanannya, lalu beliau memberi isyarat dengan telunjuknya.” (HR. Muslim)

Yakni beliau berisyarat dengan jarinya ketika berdoa (ketika tasyahud) dan BELIAU TIDAK MENGGERAKKANNYA. (Sunan Abu Dawud no. 989)

Namun sayangnya tambahan ini BELIAU TIDAK MENGGERAKKANNYA adalah ditolak keshahihannya oleh sebagian ahli hadits karena tambahan itu berasal dari sanad ma’lul (cacat) yakni seorang rawi yang bernama Muhammad bin Ajlan yang masih diragukan sementara perawi-pwrawi tsiqah meriwayatkan hal yang sama tanpa adanya tambahan tersebut. Seandainya hadits tersebut shahih maka sebagaimana yang dimaksudkan oleh al-Baihaqi dalam sunannya II/130: menggerakkan adalah dengan berisyarat jari dan tidak keras maka dapatlah dikompromikan antara menggerakkan dengan tidak menggerakkan.

Dan masalah yang terakhir, apa hikmah menggerakkan (memberi isyarat) dengan jari???
Semua madzhab tersebut di atas tidak ada yang menyebutkannya dan itulah yang jauh lebih selamat, memang ada hadits yang menjelaskan bahwa gerakan jari lebih ditakuti setan daripada pukulan besi:

لَهِيَ أَشَدُّ عَلَى الشَّيْطَانِ مِنْ الْحَدِيدِ

Hal itu lebih menyengsarakan setan daripada besi. (HR. Ahmad, Al-Bazzar, Ath-Thabrani dari Ibnu Umar)

Namun hadits di atas adalah dhaif karena memiliki cacat yaitu dari Rawi yang bernama Katsir bin Zaid adalah seorang rawi yang shaduq (jujur) namun sering keliru sepertinya ia bingung dalam meriwayatkan hadits ini.

KESIMPULAN: Dalam beribadah, jangan menyibukkan diri untuk mencari hikmah tapi sibukkanlah diri memastikan bahwa apa yang kami lakukan adalah benar karena dibangun di atas dalil, soal hikmah kita tidak ditanya.

Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)

    Tags: Artikel IslamiFiqihKH SudirmanShalatYayasan Tajdidul Iman
    ShareSend
    Redaksi Media Tajdidul Iman

    Redaksi Media Tajdidul Iman

    Yayasan Tajdidul Iman adalah salah satu lembaga yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan dan sosial dengan Pembina KH Sudirman S.Ag yang berpusat di Makassar.

    Related Posts

    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda
    ARTIKEL

    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    by Redaksi Media Tajdidul Iman
    Oktober 26, 2025
    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5
    ARTIKEL

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    by Redaksi Media Tajdidul Iman
    Februari 15, 2025
    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4
    ARTIKEL

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    by Redaksi Media Tajdidul Iman
    Februari 14, 2025
    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3
    ARTIKEL

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    by Redaksi Media Tajdidul Iman
    Februari 14, 2025
    Next Post
    Kajian Aqidah Edisi 92: Meremehkan Doa Mengundang Murka Allah

    Kajian Aqidah Edisi 92: Meremehkan Doa Mengundang Murka Allah

    Sehari, Tim PJTI Urus 3 Orang Jenazah Sekaligus

    Sehari, Tim PJTI Urus 3 Orang Jenazah Sekaligus

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Recent Posts

    • Ustad Noer Bahry Beri Ole Ole Spesial Jamaah Safari Dzulhijjah di Masjid Al Muhajirin
    • Buka Kesempatan Beramal di Bulan Dzulhijjah, Panitia SDD Mampu Meraup Bantuan Rp100 Juta Lebih
    • YTI Beri Ucapan Terima Kasih Kepada Donatur dan Pengurus Masjid Ar-Rahman
    • Hari ke 7 Safari Dzulhijjah Tajdidul Iman, Peserta Membludak Hingga Pengurus Masjid Kewalahan
    • Hari ke 6 Safari Dakwah Zulhijjah, Kiai Sudirman, Bahas Wanita Hebat Bukan tanpa Ujian, Tapi Tahan Ujian

    Recent Comments

    1. Hasyim Akhmad mengenai Pembahasan Fiqih Edisi 77 (Shalat Bagian 42): Do’a Ruku’
    2. Muhammad Saif bin Asaf Karim mengenai Tabligh Akbar TI Bakal DIhadiri Ribuan Umat Muslim
    3. Muchsin Pg mengenai PJTI Diamanahkan Urus Jenazah Almarhum Usman Jasad
    4. Patta Bundu mengenai Founder YTI, Kiai Sudirman, Silaturrahim dengan Appi
    5. Mohammad Ridwan mengenai LPJ Rihlah Akbar ke 8, YTI Bagi Doorprize

    Yayasan Tajdidul Iman adalah salah satu lembaga yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan dan sosial dengan Pembina KH Sudirman S.Ag yang berpusat di Makassar.

    © 2023 - Web Developer by Mubarak Gruop Indonesia

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Homepages
      • Homepage Layout 1
      • Homepage Layout 2

    © 2023 Web Developer - by Mubarak Group Indonesia.