- Orang yang menyembah selain Allah dan meminta pertolongan juga kepada selain-Nya. Jika ia mengaku sebagai Muslim, kesyirikan dalam diri ummat ini lebih tersembunyi daripada langkah seekor semut.
- Orang yang menyembah Allah dan meminta pertolongan kepada selain-Nya, sebagaimana kebanyakan dari kalangan para pemeluk agama yang dimaksud taat kepada Allah dan Rasul-Nya, beribadah hanya kepada-Nya Dzat yang tiada sekutu bagi-Nya, namun hatinya tunduk kepada pihak yang ia rasa telah menolongnya dan memberinya rezeki dari kalangan para raja, orang-orang kaya, pada para syaikh.
- Orang yang meminta pertolongan kepada-Nya, namun menyembah selain-Nya. Ini banyak terjadi di kalangan para pemilik kekuasaan, kekuatan lahir atau bathin. Demikian pula orang yang memiliki kemampuan penemuan dan memberikan pengaruh yang mana mereka meminta pertolongan, bersandar, dan berlindung kepadanya. Akan tetapi, yang mereka maksudkan adalah bukan diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Bukan pula syariat yang karenanya diutuslah Rasul-Nya. Maka, mereka itulah orang-orang yang benar-benar merugi.
- Orang yang tidak menyembah dan tidak meminta pertolongan melainkan kepada-Nya. Mereka itulah orang-orang yang mengetahui jalan, lalu dengan serius menitinya. Semoga Allah meniti jalan mereka bersama kita dengan anugerah dan pemberian-Nya.
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















