Fathul Majid Syarh Kitab At-Tauhid Karya Syaikh Al-Allama Abdurrahman bin Hasan Alu Asy-Syaikh
Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَتَّخِذُ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَنْدَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُوا إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ (165)
Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman Amat sangat cintanya kepada Allah. dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah Amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal). (QS. Al-Baqarah[2]: 165)
Faidah-faidah Ayat di Atas:
- Menduakan cinta antara Allah dengan sesembahan-sesembahan orang-orang kafir adalah celaan yang besar berdasarkan ayat di atas. (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah)
- Salah satu bentuk kezhaliman adalah syirik mahabbah (syirik cinta) karena telah menduakan Allah dalam pengagungan. (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah)
- Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:“Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dan Mengadakan gelap dan terang, Namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka.” (QS. Al-An’am[6]: 1)Yang dimaksud mempersekutukan di atas adalah dalam hal pengagungan yakini CINTA.
- Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya Allah mengasihi…” (QS. Ali Imran[3]: 31)Ayat ini terkenal dengan sebutan ayat ujian, sebagian ulama mengatakan, “Suatu kaum mengatakan mencintai Allah, maka Allah menurunkan ayat ujian ini.”
- Mengaku mencintai Allah tentu ada bukti yakni mengikuti Rasulullah.Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku (Muhammad shallallahu alaihi wa sallam)…” (QS. Ali Imran[3]: 31
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















