Masjid Agung Tajdidul Iman yang beralamat di Kompleks Green Masagena RT 02 RW 01, dusun Mangempang, desa Moncongloe Lappara Kecamatan Moncongloe, Maros, Sulawesi Selatan, kini sudah memiliki Identitas Data Base Masjid dengan nomor ID : 01.4.26.09.13.000054.
Hal ini disampaikan ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Arif Sikki disela sela kajian Ahad pagi di kediaman founder sekaligus pembina Yayasan Tajdidul Iman, KH Sudirman di jalan Rappokalling Timur,. Ahad (6/9/2026) pagi.
“Alhamdulillah, masjid kita sudah terdaftar di Kemenag RI dengan Tipologi sebagai Masjid Jami (Masjid Utama tingkat Kelurahan atau Desa) dan bisa diakses melalui aplikasi SIMAS di seluruh Indonesia.” Ujar ketua DKM Agung TI, Arif Sikki didampingi sekretarisnya, Nur Adzan, SKM, SH., M.Kes
Masjid yang mulai berdiri tahun 2022, itu memiliki luas tanah 40 X 40 = 1.600 M² dengan luas bangunan berukuran 25 x 25 M², bahkan mampu menampung sekitar 544 orang (lantai 1) dengan 17 shaff X 32 baris.
Arif Sikki juga menjelaskan ada jenis 5 kegiatan yang selama ini yang sudah terlaksana hingga akan akan dilaksanakan di masjid tersebut, yakni, pertama, pengajian rutin, pembelajaran tahzin, pembinaan remaja yang diketuai oleh Imam Siddiq., S.Sos, penyelenggaraan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Agung yang diketuai H.M Sugiri, SE, serta persiapan pembentukan TPA/TPQ Masjid Agung yang bakal dikelola, Muhammad Agus, S.Pd, M.Pd
Kedepan sambung sekretaris DKM, Nur Adzan adalah membuat visi dan misi masjid. “Hal ini agar masjid kita lebih familiar dan populer di mata stakeholder dan masyarakat. Insya Allah dengan keluarnya ID masjid tersebut, maka kita akan tancap gas dengan membuat leaflet dan mengagendakan audencie ke pejabat Forkopimda Maros, semoga dimudahkan” tandasnya. (*)




















