Saat membawakan kata sambutan pada penutupan kegiatan pelatihan pengurusan jenazah Muslim ke V di masjid Nurun Nubuwah, jalan Sabutung Makassar, Kamis (24/7/2026), ketua peduli Ummat, ustad Awaluddin mengajak seluruh peserta untuk menjadi bagian relawan pengurus Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) yang dibina langsung salah satu ulama Kiai Sudirman.
“Melalui kesempatan ini, saya mengajak seluruh jamaah dan warga Ujung Tanah untuk menjadi bagian dari PJTI sebagai relawan dalam membantu saudara kita yang berduka” pinta ustad Awal.
Saat ini, sambung ustad Awal PJTI telah memiliki relawan sebanyak 120 orang lebih terdiri dari 50 akhwat dan 70 orang Ikhwan atau pria. “ Mandi jenazah atau memandikan mayat adalah kewajiban fardu kifayah dalam Islam yang dilakukan dengan niat ikhlas, menutupi aurat, dan meratakan air suci ke seluruh tubuh jenazah. Maka kewajiban kita sebagai umat muslim adalah mengurusnya dengan baik dan sesuai sunnah” katanya.
Dia juga membeberkan bahwa sejak PJTI ini berdiri dimasa masa Covid melanda Indonesia hingga sekarang sudah lebih 3000 jenazah PJTI tangani. “Ya sejak Covid kami sudah bergerak mengurus jenazah hingga saat ini. Paling banyak di Kota Makassar, Gowa, Takalar, Maros, Pangkep dan terakhir bulan lalu di kabupaten Barru” katanya.
Ada 3 hal, kata ustad Awal dalam mengurus jenazah, “Yang pertama adalah Nyali, setiap relawan harus memiliki nyali, kedua adalah harus memiliki skill atau ilmu dan ketiga adalah kepekaan. Insya Allah ketiga hal ini menjadi modal relawan PJTI dalam memberi pelayanan terbaik kepada warga yang membutuhkan bantuan.” Tandasnya.
“Jadi jika ada yang bersedia menjadi relawan atau membutuhkan bantuan pengurusan jenazah dapat menghubungi nomor 0813-5508-2689, Insya Allah kami siap membantu dan standby 24 jam. Kalaupun kami belum respon saat dihubungi (mungkin di jalan), maka pasti akan dihubungi si penelpon kembali. “ tutup ustad Awal. (tim)





















