Pelaksanaan Safari Akbar Dzulhijjah (SAD) 1447 di hari kedua, yang dilaksanakan Yayasan Tajdidul Iman (YTI), di Masjid Nurul Hassan, BTN Antara, jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Selasa (19/5/2026) dipenuhi ratusan jamaah.
Menurut pendiri sekaligus pembina YTI, KH, Sudirman S.Ag. Kegiatan SAD ini, memang sudah dilaksanakan selama 7 tahun berturut turut, dan jamaahnya terus bertambah
“Bahkan kalau mau dihitung sudah memasuki tahun ke 9, namun saat covid-19, kami fakum selama 2 tahun. Jadi yang dihitung cuma 7 tahun.” ujar Kiai yang juga muballigh Muhammadiyah itu.
Dari pantauan wartawan media ini, kemajuan signifikan jamaah YTI, dari tahun ke tahun secara konsisten tersebut, asbab keberhasilan dakwah Kiai Sudirman yang menyentuh seluruh lapisan warga, tanpa memandang golongan atau organisasi manapun.
Bahas Tauhid Nabi Ibrahim AS
Dalam tauziahnya di hari kedua itu, kiai kembali mengupas masalah aqidah yang kokoh yang telah diajarkan Nabi Ibrahim AS yang menjadi pegangan kita hingga saat ini.
“Jika jamaah membaca tahiyat akhir saat menunaikan shalat, saya yakin shalat kita tidak sah jika hanya membaca, Allaahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, tanpa mengikutkan, kamaa shallaita ‘alaa Ibraahim wa ‘alaa aali Ibraahim,” ujar Kiai Sudirman.
Selain itu Kiai Sudirman juga menjelaskan sejumlah karya nabi Ibrahim AS, yang hingga kini tetap berdiri kokoh dan dijalankan umat islam, seperti, Ka’bah, Haji dan Umroh, Sa’I, Berkurban
“Baitullah Ini adalah karya nabi Ibrahim AS, yang hingga kini jutaan orang berbondong bondong ingin memasuki dan beribadah didalamnya. Namun sebagai Khalilullah (kekasih Allah), beliau adalah pelopor utama ajaran Tauhid yang menentang penyembahan berhala.” Tambah Kiai yang mengupas isi surah Al-An’am sebagai prosesi nabi Ibrahim menuju tauhid yang sempurna.
Dari kegiatan tersebut, Nampak dua tokoh Sulawesi Selatan turut hadir seperti, salah satu ulama Sulawesi Selatan, Prof, Dr. dr. H. Noer Bahry Noor, M.Sc dan Prof Dr. Patta Bundu, M.Ed yang merupakan guru besar di UNM. Hadir pula ketua YTI, ustad Ahmad Baduddin S.Pdi, Dewan Pengawas YTI, Nur Adzan, Wakil ketua YTI, Usta Awaluddin dan Sekretaris YTI, ust, Ikhwan Muin.
Kegiatan ini terus berlanjut hingga selasa mendatang (26/5/2026) atau bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1447 H. Thema di hari kedua tersebut, adalah membangun Akidah seperti dicontohkan nabi Ibrahim AS, yakni menerapkan dalam keluarga untuk bergantung hanya kepada Allah SWT. (tim).




















