Komitmen Tajdidul Iman (TI) dalam membantu tim Pengurus Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) yang selama ini bekerja Ikhlas tanpa mengharapkan pamrih, dilakukan dengan memberikan apresiasi kepada mereka, di Markas TI jalan Rappokalling Makassar, Jumat (21/3/2025) malam.
Acara dengan tagline, membangun kebersamaan itu, didahului dengan Rapat Tajdidul Iman, kemudian dirangkaikan dengan Buka Puasa, shalat Maghrib dan dilanjutkan Shalat Tarwih One Day One Juz,
Dalam sambutannya usai pelaksanaan shalat Maghrib, pendiri sekaligus pembina TI, KH Sudirman, S.Ag mengatakan pemberian apresiasi ini sebagai bentuk motivasi atas dedikasi tim PJTI dalam mengurus jenazah di Kota Makassar dan sekitarnya yang selama ini dilakukan.
“Saya memberi apresiasi kepada teman teman di PJTI yang selama ini bekerja dengan ikhlas tanpa pamrih membantu warga yang membutuhkan. Dan hari Ini, ada sedikit dana dan bingkisan sembako yang kami berikan kepada teman teman di PJTI sebagai bentuk apresiasi kepadanya” ujar KH Sudirman.
Bukan hanya itu, Kiai juga menjelaskan jika organisasi yang dibinanya itu, saat ini tengah menjalin komunikasi kemitraan dengan beberapa instansi seperti TNI dan BUMN lainnya.
“Alhamdulillah, saat ini kami tengah menjalin kemitraan dengan TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Laut, Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, dan Insya Allah sebentar lagi, kami akan dipertemukan (audencie) dengan dirjen Bea Cukai kementerian keuangan” ujarnya.
Itu artinya, sambung kiai Sudirman, peluang kerja sama kemitraan antara TI dengan Pemerintah akan terbuka lebar. “Insya Allah kerja Ikhlas bapak bapak, dan Ibu di PJTI ini, akan menembus Arsy-Nya Allah SWT dengan pahala yang berlimpah. Dan yakin saja, pelan pelan kita akan memperbaiki manajemen kerja di TI untuk meningkatkan kesejahteran kita semua,” tandas Kiai Sudirman.
Dalam acara buka puasa tersebut, selain dihadiri ratusan warga TI baik akhwat maupun Ikhwan, juga hadir pembina TI, Hasri Husain, S.Pd, M.Pd. Ketua Yayasan Tajdidul Iman (YTI) Ustad Achmad Baduddin, S.Pdi, wakil ketua YTI, ustad Awaluddin, Sekretaris YTI, Ikhwan Muin dan Pengawas organisasi ustad Nur Adzan serta jajaran pengurus lainnya. (tim)






















