Setelah tayang di salah satu stasiun Televisi swasta Tanah Air, TV One, dengan judul Kisah Kiai di Makassar Selama Empat Tahun Mengurus 1.500 Jenazah, Pengurus Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) yang dibina langsung KH Sudirman mendapat komentar beragam dari penonton.
Diantaranya dari deirtyvote yang berkomentar “SEMOGA KEBAIKAN BAPAK KIAI DAN TIM DAPAT BALASAN KEBAIKAN DAN KEBERKAHAN MELIMPAH REZEKINYA”
Kemudian ada @wahyunimahmud53 “Barakallah pak kyai” lalu ada juga komentar dari @karebaoleh-olehmakassar6359 “ Maasya Allah beliau jg Pimpinan Daerah Muhammadiyah Makassar”.
Ada juga komentar yang mengungkapkan kekagumannya seperti di lontarkan @khalifahofficial539 “Masya Allah”. Sedang komentar dari @Mokorawuku “Masya Alloh, sungguh orang yang baik sekali” dari @yenikaza145 “Luar biasa bapak semoga sehat selalu dan di limpah kan rezekinya”
Adapula komentar dari @reskytagor933 masyaallah….sehat sehat org baik. kami Dr @Rumahhjenazahmakassar. sangat mmbantuh n memudahkan ummat. @aQiLaHcHaNsS Allahu Akbar… @ليلاله Masya Alloh Tabarokalloh,,semoga Pak Kyai Serta Timnya di beri umur panjang Sarehat Wal Afiyat selalu, dan Semoga amal baiknya di balas oleh Alloh SWT, Aamiin
Komentar serupa juga diungkapkan beberapa warga Takalar yang menyaksikan langsung tayangan TV One tersebut, misalnya Dg Bella warga Polongbangkeng Utara menilai apa yang dilakukan PJTI merupakan kegiatan sosial yang bernilai pahala disisi Allah.
“Sehingga kami berharap kami yang di Kampung ini mendapat pelatihan penyelenggaraan jenazah agar kami bisa menjadi cabang PJTI di Takalar” ungkap Dg Bella yang sehari harinya bekerja sebagai petani itu.
Hal serupa diungkapkan salah satu Imam Dusun di desa Bontolebang Galesong Utara, Takalar bernama dg Nuntung, yang berharap PJTI dapat menjangkau Takalar utamanya di pelosok untuk membukan cabang dan mengajari warga untuk menyelenggarakan Jenazah sesuai syariah.
“Setelah kami nonton langsung di televisi, kami baru tahu bahwa ada tim PJTI di Makassar yang sudah ribuan menyelenggarakan jenazah dengan gratis. Kami berharap tim PJTI tersebut dapat melatih kami di desa dan mengangkat kami menjadi bagian dari PJTI” Harap Imam dusun tersebut.
(tim)






















