أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
A’UDZU BI KALIMAATILLAHIT TAAMMAH MIN SYARRI MAA KHALAQ (Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejelekan apa saja yang Dia ciptakan). (HR. Muslim)
أَعُوذُ بِاللَّهِ (بِعِزَّةِ اللهِ) وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
A’UDZU BILLAHI (BIIZZATILLAHI) WA QUDRATIHI MIN SYARRI MA AJIDU WA UHADZIRU. (Aku berlindung kepada Allah (kepada kemuliaan Allah) dan kekuasaanNya dari penyakit yang aku derita dan aku cemaskan). (HR. Muslim)
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
BISMILLAHILLADZI LAA YADLURRU MA’ASMIHI SYAIUN FIL ARDLI WA LAA FIS SAMAAI WA HUWAS SAMII’UL ‘ALIIMU (Dengan nama Allah yang tidak ada sesuatu pun di bumi dan di langit yang bisa memberikan bahaya. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui). (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















